Terkait Tanah Milik Daerah. Kamasaan : Warga Hanya Sebatas Untuk Menggarap Lahan Saja

Assisten I Setdakab Bolmong,Chris Kamasaan

 

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Asisten I Chris Kamasaan angkat bicara terkait laporan adanya Sangadi (kepala desa) yang mengeluarkan Surat Kepemilikan Tanah (SKT) di lahan milik negara.

” Itu tidak diperbolehkan. Pidana jika sangadi mengeluarkan SKT bagi tanah milik negara,” kata Kamasaan, Jumat (7/12) siang diruang kerjanya.

Lanjutnya, pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) juga tidak akan mengeluarkan sertifikat bagi tanah negara.

” Dalam pengurusan sertifikat, harus jelas batas tanahnya. Batas timur dimana, utara berbatasan dengan siapa. Semuanya ini harus lengkap,”tambahnya.

Dijelaskan, kalaupun masih ada sisa lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang akan dialokasikan untuk perluasan pemukiman warga, maka harus buat permohonan.

” Permohanan tersebut langsung ke Bupati. Apalagi lahan masih luas, kalau pun ada permasalahan, mari kita bicara untuk mencari solusinya,”bebernya.

Kamasaan menilai, kedepan perlu ada pengukuran kembali lahan milik pemerintah daerah.

” Harus ada pengukuran. Untuk mengetahui dimana milik pemda yang akan segera digunakan maupun yang belum. Sehingga untuk sementara warga bisa memakainya. Tapi, warga hanya sebatas untuk menggarap lahan saja,”pungkas Kamasaan.
( stvn )

Baca Juga:  History 4 Juli, OD-SK Buka Gerbang Pasifik