Walikota Tatong Resmikan Fasilitas Umum Desa Bungko

  • Whatsapp

 

 

KOTAMOBAGU,MANADONEWS,-.Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara meresmikan sejumlah fasilitas umum yang dibangun melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan, Senin (21/01) siang.

Pembangunan yang diresmikan Walikota Tatong Bara, yakni gedung PAUD, jalan lorong, drainase dan jembatan, yang kegiatan tersebut bersumber dari Dana Desa (Dandes) tahun 2017.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan, proses pembangunan infrastruktur desa dengan menggunakan Dandes yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Negara (APBN), wajib melibatkan masyarakat sesuai amanat Presiden Joko Widodo.

“Anggaran tahun ini naik tiga kali lipat dari anggaran sebelumnya. Sehingga proses pembangunan akan semakin baik. Mutlak digunakan Dandes ini untuk membangun sampai ke pelosok. Namun, tidak dibolehkan untuk dikontrakan pengerjaannya, harus diswakelola, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat,”kata Wali Kota.

Wali Kota menjelaskan, dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam pengelolaan Dandes ini, selain menambah pendapatan ekonomi masyarakat juga akan memberikan dampak terhadap adanya rasa memiliki pada program atau kegiatan yang telah dilaksanakan.

Baca Juga:  Doni Monardo Sebut Kepemimpinan Yang Kuat Kunci Keberhasilan Atasi Dampak COVID-19

“Agar semua masyarakat dapat merasakan anggaran yang masuk yang tidak dibawa oleh pihak ketiga. Anggarannya bisa dimanfaatkan semua masyarakat. Misalnya, bas, atau pekerja bisa diambil dari warga itu sendiri. Demikian juga halnya dengan Bumdes juga harus kelola dengan baik dengan melibatkan masyarakat. Tidak boleh diberikan ke pihak ketiga karena ini perintah Presiden,” jelasnya.

Menurut Wali Kota, kegiatan yang dianggarkan melalui dana desa bisa menggunakan pihak ketiga, akan tetapi pada kegiatan yang tidak bisa dikerjakan langsung oleh masyarakat

“Contohnya, pada kegiatan yang memang harus menggunakan alat berat. Namun tetap melibatkan masyarakat, tidak boleh tidak seperti pada HOK (Harian Orang Kerja),” tegas Wali Kota.

Dirinya berharap bagi pemerintah desa agar pembangunan infrastruktur penunjang di setiap desa, bisa terlaksana dengan baik dan tetap waktu.

“Semoga dengan anggaran yang besar ini, fasilitas yang dibangun akan mampu dimanfaatkan secara baik dan bisa mempermudah masyarakat kita,” harapnya.
(MLS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *