Lanjutan Pembangunan MRBM Masih Mengacu ke Desain Awal

 

 

 

MANADONEWS,KOTAMOBAGU-Lanjutan pembangunan Mesjid Raya Baitul Makmur (MRBM) 2018, sudah melewati tahapan penandatanganan Surat Perjanjian Kontrak (SPK) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dengan kontraktor pemenang lelang, PT Lumbung Berkat Indonesia (LBI) 23 Januari lalu. Dengan demikian, kelanjutan pembangunan mesjid dambaan rakyat Bolmong Raya (BMR) tersebut sudah bisa dipastikan akan berlangsung pada awal bulan Februari mendatang.

“Penandatanganan SPK telah berlangsung minggu yang lalu. Selanjutnya diberikan kesempatan dua minggu untuk mengurus jaminan pelaksanaan, setelah itu langsung masuk ke pekerjaan. Tetapi, dari pihak PT LBI telah menyediakan material serta pekerja yang dibawa langsung dari pulau Jawa saat ini,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sofyan Hatam.

Sofyan yang juga Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) ini menambahkan, pekerjaan lanjutan di tahun anggaran 2018 ini masih mengacu ke desain awal mesjid tersebut dibangun.

“Proses pekerjaannya masih sesuai dengan desain awal. Untuk pekerjaan ini berlangsung selana tujuh bulan, tetapi kita mengupayakan pada saat Sholat Idul Fitri pada bulan Juni mendatang, sudah bisa kita gunakan,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkot Kotamobagu dan BPJS Siap Validasi Data Penerima KIS

Sementara itu, terkait dengan interior MRBM, Sofyan menjelaskan siap menggunakan bahan dengan kualitas terbaik. Selain itu, dalam pembuatan kaligrafi di dalam mesjid, pihak pelaksana dan Pemkot akan berkoordinasi dengan ulama.

“Intinya kita sesuai dengan desain awal terlebih dahulu. Kita mamfaatkan anggaran yang ada untuk menuntaskan pekerjaan-pekerjaan inti. Misalnya pemasangan lantai marmer. Untuk penambahan-penambahan interior atau pernak-pernik lain, kita masih menyesuaikan dengan anggaran. Kalau keinginan masyarakat ingin menambah pernak-pernik interior, maka konsekuensinya anggaran,” pungkasnya.(MLS)