Dua Tahun Kepemimpinan ODSK: Pembuktian Setia dengan Janji

  • Whatsapp
ODSK

MANADO, MANADONEWS – Hari ini, Senin (12/2) genap dua tahun Olly Dondokambey, SE dan Drs, Steven Kandouw (ODSK) menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara(Sulut).

Dua tahun perjalanan menaungi wilayah dengan jumlah Penduduk 2.461.028 jiwa (data BPS Sulut tahun 2017) ini duet ODSK telah menancapkan sejumlah program unggulan, yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas sesuai dengan visi yang dicanangkan “Terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam berbudaya.”

Bacaan Lainnya

Untuk mewujudkan Visi Sulawesi Utara telah ditetapkan Misi sebagai berikut :

  1. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman sebagai penjabaran provinsi kepulauan, serta mendorong sektor industri dan jasa;
  2. Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing;
  3. Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berwawasan lingkungan;
  4. Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri;
  5. Memantapkan pembangunan infrastruktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan;
  6. Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia kawasan timur;
  7. Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.
Baca Juga:  Sah..! Kawanua California dan TOPP USA Dukung ROR-RD

Visi dan Misi ini selaras selaras dengan Nawacita yang digariskan Presiden Joko Widodo yakni menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Dengan terus menjalin sinergitas, baik dengan pejabat struktural di Lingkup Pemprov, dengan Pemerintah Kabupaten/Kota serta pemerintah pusat, garis kemiskinan di Sulut berangsur – angsur mengalami penurunan.

ODSK bersama istri

Berdasarkan data BPS Sulut tahun 2017  garis kemiskinan di Sulut berjumlah 198.88 ribu jiwa. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yakni 202.02(ribu jiwa).

Penurunan prosentase ini sejalan dengan  program ‘Operasi Daerah Selesaikan kemiskinan’ (ODSK) dari kedua top leader Nyiur Melambai ini.

Pergerakan secara dinamis sektor – sektor ekonomi antara lain di bidang pariwisata, ketenagakerjaan, pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan turut mendongkrak pendapatan daerah, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai subyek pembangunan.

Hingga november 2017 tercatat lebih dari 85 ribu wisatawan berkunjung ke Sulut.

Wujud berlangsungnya sinergitas dengan pemerintah pusat yang berujung dengan support penuh terhadap pembangunan di Sulut di era ODSK terlihat dengan kehadiran para pejabat tinggi negara.

Baca Juga:  Pembahasan Tingkat Pertama, Pendapatan APBP Minahasa Naik 0,45 Persen

Bahkan Presiden RI Joko Widodo terhitung sudah beberapa kali bertandang ke Sulut, termasuk menginjakkan kaki ke Miangas, Pulau terluar wilayah Sulut di Kabupaten Kepulauan Sitaro dan merupakan kawasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Philipina.

Dua tahun kepemimpinan, OSDK telah berupaya mempersembahkan sebuah pengabdian bagi seluruh masyarakat Sulut. Perjalanan masih panjang, namun sebagaimana yang selalu ditandaskan Gubernur Olly Dondokambey, pembangunan hanya bisa berlangsung sesuai harapan bersama sejauh berjalan di atas rel sinergitas dan setia dengan janji.

Fik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *