Polres Tomohon Bantu warga penderita Kaki Gajah

Kapolres Tomohon saat menyerahkan bantuan 

Tomohon manadonews.

begitu besar keinginan untuk mencari kebutuhan hidup. Namun, apadaya ketika sudah tidak bisa beraktifitas seperti yang dialami Yanni Risal Yoseph Poluan , warga Kelurahan Paslaten II, Lingkungan XI, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, dimana hampir 12 tahun menderita penyakit kaki gajah (filariasis limfatik).

Yani hidup bersama dengan istri Deyce Dama Polii, dan seorang anak laki-laki bernama Sandro Poluan, Penyakit yang dialami bapak Yani sudah sejak tahun 2006 silam sampai saat ini masi bergelut dengan sakitnya.

“Awalnya saya merasa kaki saya gatal-gata dan kurang lebih satu bulan kemudian, kaki kanan saya mulai membekak,” ujarnya dengan waja tersenyum meski sudah tidak bisa beraktifitas dengan baik.

Kehidupan bapak Yani yang diketahui lahir di Kota Tomohon, 1 Juni 1966 ini, sekarang ditanggung oleh istri dan anaknya dengan cara bekerja sebagai buru tani. Sedinya lagi, sang anak terpaksa relah berhenti sekolah karena ingin membantu mencari uang untuk keperluan ayahnya.

“Saya sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Dan saat ini istri dan anak sayalah yang bekerja sebagai petani untuk mencukupi keperluan kami sehari-hari,” jelas Yani,

Baca Juga:  BPK Exit, Emas berharap Tahun depan tatap WTP

Peristiwa yang dialami yanni membuat beberapa pejabat tergerak hati untuk memberikan sumbangan. Salah satunya Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi, yang ikut bersedi dengan penyakit yang dialami bapak Yani, sehingga Kapolres mendatangi rumahnya tersebut pada kamis 21/2, dengan membawa sembako untuk meringankan keluarga tersebut.

“Jangan melihat apa yang saya beri, namun semoga itu bisa bermanfaat, dan untuk bapak Yani jangan putus asa untuk menjalani kehidupan. Karena Tuhan tetap bersama dengan anak-anaknya, seperti bapak yani,” ucap Kapolres, Kamis kemarin, saat mendatangi rumah bapak Yani. (robby lumi)