WT Siap Bangun Jalan Lingkar Salibabu, HP Perkenalkan Kartu ‘Sakti’

  • Whatsapp

TALAUD, MANADONEWS –
Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Talaud, Welly Titah – Heber Pasiak (WT-HP) melakoni kampanye terbatas di Desa Moronge, Kecamatan Moronge, Senin (26/2). Kegiatan sosialiasi paslon nomor urut dua (2) tersebut dihadiri ratusan massa. Tak ketinggalan juga, para tokoh masyarakat dan adat se-Pulau Salibabu.
Pada kesempatan itu, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Golkar dan Hanura berkesempatan memaparkan sejumlah program unggulan untuk masyarakat Pulau Salibabu, khususnya Moronge.
Calon Bupati Welly Titah memaparkan keseriusannya membangun Talaud. Salah satu poin penting dalam pemaparannya, yakni bagaimana untuk Pulau Salibabu, dirinya berencana membangun jalan lingkar. Tentunya, salah satu langkah awal yang dipenuhi yakni menjalin sinergitas dengan pemeringah pusat (Presiden Jokowi) dan Pemerintah Provinsi Sulut (Olly Dondokambey – Steven Kandouw). “Jalan lingkar Salibabu saya targetkan tuntas dalam kurun dua (2) tahun,” tegasnya.
Dia sangat yakin program tersebut akan terwujud karena melihat OD-SK sangat memperhatikan masyarakat daerah Talaud. “Belum lama ini saya bertemu Pak Gubernur. Saya pun berpesan kepada beliau jalan Salibabu sudah banyak yang rusak. Pak gubernur langsung merespon dan mengucurkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk infraatruktur jalan di Pulau Salibabu,” ungkap WT.
Calon Wakil Bupati Heber Pasiak (HP) memperkenalkan kartu ‘sakti’. Menurutnya, kartu ‘sakti’ ber-label Porodisa Hebat sebagai rencana integrasi bantuan sosial secara inklusif. Kartu ini dibuat untuk meningkatkan kemampuan masyarakat yang kurang mampu. Fungsi kartu ini guna menunjang kesehatan, beasiswa dan modal usaha masyarakat. “Hal ini guna mendukung program pro rakyat di bidang pendidikan, kesehatan dan bantuan sosial masyarakat miskin. “ungkap HP.
Sama halnya kartu ‘sakti’ milik Presiden RI Joko Widodo, program Kartu Porodisa Hebat diyakini langsung menyentuh masyarakat, khususnya masyarakat bawah, dengan target program yang kasat sekali; meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memenuhi tiga kebutuhan dasar manusia: kesehatan, pendidikan, dan stabilitas keuangan domestik atau keluarga. “Kedepan juga, kita memberikan pendidikan gratis untuk pendidikan dasar dengan Bosda (Biaya Operasional Sekolah Daerah). Kartu ini juga berlaku masyarakat miskin dan yang belum mampu menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS),” tandasnya.

Baca Juga:  51 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ganip Warsito Sandang Letnan Jenderal

(YOUNGKY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *