TALAUD, MANADONEWS –
PDI Perjuangan (PDIP) Talaud terus memperkuat konsolidasi menghadapi pemilihan kepala daerah tahun 2018. Guna memenangkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Welly Titah-Heber Pasiak (WT-HP), Ketua DPC PDIP Talaud, Lucky Aldrin Senduk intens menggenjot mesin partai mulai dari poros bawah. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan konsolidasi di sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC). Bahkan, Senduk yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Sulut – Bidang Pemenangan Pemilu (BAPPILU), turun langsung di desa-desa untuk mensolidkan pengurus-pengurus ranting. “Dengan solidnya partai pengusung maka kemenangan yang sudah di depan mata lebih gampang diraih,” kata Senduk, belum lama ini.
Senduk yang didampingi Sekretaris DPC PDIP Talaud, Oldin Waloni beserta para pengurus DPC, dalam kunjungannya memberikan strategi-strategi pemenangan. Strategi khusus internal itu diberikan, agar para pengurus ranting memiliki bahan untuk meyakinkan rakyat memilih paslon WT-HP pada hari pencoblosan 27 Juni 2018.
Di depan pengurus ranting, Senduk menjelaskan jika kemenangan harus direbut. “Mengapa harus menang? Karena Talaud harus lebih maju dan harus lebih baik dari sekarang,” tegas Senduk. Dijelaskannya, pembangunan akan terencana jika ada sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. “Kalau kita menang, berarti kita se-rumah dan se-pemerintahan dengan pemerintah pusat dan dalam hal ini Jokowi-JK dan Olly Dondokambey-Steven Kandouw. Pasti apa yang dibutuhkan lebih muda terpenuhi,” tutur Senduk.
Diakuinya, Jokowi-JK dan OD-SK hingga saat ini sangat peduli dengan kesejahteraan masyarakat Talaud. Ini dibuktikan dengan banyaknya proyek dan anggaran nasional serta provinsi yang dikucurkan di tanah porodisa. “Dan yang paling penting, ialah jumlah APBD Kabupaten Talaud menyentu Rp800-an miliar. Sementara, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak sampai Rp30 miliar. Itu berarti sampai saat ini Kabupaten Talaud masih disokong pemerintah pusat dan provinsi. Sayangnya, pemimpin-pemimpin daerah sebelumnya tidak mau bersinergi, melainkan melawan,” ungkapnya.
Dia menyebut, jika paslon WT-HP merupakan solusi yang tepat untuk pembangunan Talaud. Karena WT-HP diusung PDI Perjuangan, partai yang mengantar Presiden-Wakil Presiden Jokowi-JK dan Gubernur-Wakil Gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK).
“PAC dan Ranting merupakan ujung tombak. Yang tahu lingkungan dan paling dekat dengan masyarakat. Hal-hal yang seperti ini harus disampaikan kepada masyarakat,” bebernya.
Pada kesempatan itu juga, PDI Perjuangan Talaud melaksanakan kaderisasi untuk memantapkan ideology partai dalam menghadapi.
“Tentunya sebagai partai kita melakukan konsolidasi internal. Sampai saat ini, konsolidasi sudah dilakukan di PAC Beo Utara, PAC Beo Selatan, PAC Melonguane PAC Rainis dan PAC Pulutan serta seluruh rantingnya,” sebut Senduk.
Kaderisasi, lanjutnya, dimaksudkan untuk meneguhkan gerakan perjuangan partai.
“Cita cita partai kan harus dipahami oleh semua kader, menciptakan kader yang militan untuk kemenangan di Pilkada serta iven politik lainnya seperti Pileg dan Pilpres,” ujarnya.
Ketua Umum Tim Pemenang WT-HP ini menambahkan, di atas kertas pihaknya sudah meraih kemenangan. “Ini dikarenakan kita berkoalisi dengan Golkar dan HANURA. Sebuah kekuatan besar yang tentunya harus tetap dijaga kesoliditannya. Tentunya dengan terus menggerakan mesin partai” tukasnya.
(YOUNGKY)











