Amir Takuloe, Banteng Muda dari Buol yang Disegani

Amir Takuloe/ist

BUOL, MANADONEWS – Menapaki anak tangga politik praktis sejak usia muda bukan ‘pekerjaan’ yang terbilang gampang.

Selain tekad dan semangat dibutuhkan juga jiwa ‘petarung’ dalam diri mengingat dunia politik praktis sarat intrik dan strategi.

Bacaan Lainnya

Maka, betapa hebat jika salah satu posisi dalam politik mampu diraih dan lebih hebat lagi jika raihan itu direngkuh saat usia masih terbilang relatif muda.

Tapi faktanya, itulah yang mampu dibuktikan Amir Takuole, ST.  Politisi muda yang masih berusia 35 tahun ini bisa mensejajarkan dirinya dengan politisi lainnya bahkan dengan para senior.

Saat ini putra kelahiran Kecamatan Paleleh ini tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Buol. Tetapi yang luar biasa, Amir duduk di parlemen justru dari Dapil lain yakni dari wilayah Momunu.

ist

“Sukses di kampung sendiri itu hebat. Tetapi bagaimana kita menerima tantangan untuk berhasil di luar, itu baru bisa dikatakan petarung,” katanya berkelakar.

Baca Juga:  Distanak Sulut dan Distan Minahasa Canangkan Gerakan Tanam Panen di Sekitar Tanjung Tombariri

Menyandang status anggota DPRD tidak lantas menjadikan kader PDI Perjuangan ini ‘Jaim,’ Sebab cita – citanya sejak dulu adalah berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang di sekitar dan masyarakat luas. Salah satu cara mewujudkan impian itu adalah dengan bersaing merebut tiket untuk bisa memiliki papan nama di salah satu kursi wakil rakyat.

“Dan saya sudah memilikinya. Maka kewajiban saya untuk mengimplementasikan ikhtiar saya,” ungkapnya.

Perjuangan di DPRD yang ia lakukan di antaranya, kasus lahan sawit milik warga dibuol, membela warga atas pemadaman dan pecabutan meter oleh PLN hingga ke Dirjen PLN, termasuk baru baru ini melakukan pertemuan dengan kementrian olaraga guna memperjuangkan pembangunan GOR di Buol.

Sepak terjang yang dilandasi dengan semangat kerendahan hati untuk kepentingan masyarakat membuat Amir disenangi pun disegani.

Fik

Pos terkait