AIRMADIDI, MANADONEWS – Kejadian runtuhnya overpass jalan tol Tumaluntung yang sudah menjadi perihatian pemerintah pusat dengan dana APBN yang menjadi korban sebanyak 17 orang pekerja dua diantaranya meninggal dunia dan 15 orang luka-luka dan di rawat di RS. Kejadian ini mendapat pergatian khusus dari Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs. Bambang Waskito dan didampingi Kapolres Manado Kombes FX Suryakumara dan Kapolres Minut AKBP Alfarits Pattiwael SIK, Rabu (18/4) pukul 07.30 wita.

Kapolda Sulut Irjen Drs. Bambang Waskito mengatakan, setelah kejadian kami menurubkan team khusus dari polda dan di bekap Inafis, Basarnas dan Kodim 1310/Bitung khusus untuk penyelidikan.
“Nanti siang saya akan melaporkan kepada Kapolri untuk menurunkan Puslabfor yang ahli bidang meteolgi dan konstruksi beton ini akan menambah hasil hasil lidik kita, “ujar Kapolda Waskito.
Kapolda juga menambahkan, penyelidikan ini akan mendapatkan kesimpulan kira-kira permaslahan apa terjadinya ambruk overpass ini.
“Lokasi ini masih berada di kampung atau bukan di jalan raya, maka kita tidak melakukan pengalihan arus. Tetapi di TKP kami sudah mengelilingi police line dan tidak semua orang bisa masuk. Kecuali yang berkepentingan baru saya ijinkan, “tegas kapolda.(aso)












