Dies Natalis Ke-60 Fakultas Hukum Unsrat Hadirkan Petinggi LPSK

oleh

MANADO,MANADONEWS- Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai SH. LLM dalam seminar memperingati Dies Natalis ke -60 Fakultas Hukum Unsrat Manado bertajuk‘ Peran LPSK dalam Hukum Pidana di Indonesia” Selasa (14/8/2018) di Kampus Fakultas Hukum Unsrat Manado mengatakan bahwa masyarakat Sulawesi Utara, khususnya saksi dan korban yang membutuhkan perlindungan kini sudah bisa menghubungi hotline 148 untuk mendapatkan pelayanan dan bantuan hukum.secara online.

‘’ Untuk lebih memudahkan dan mendekatkan masyarakat dengan layanan perlindungan dan bantuan hukum, LPSK telah meluncurkan hotline 148 dan aplikasi pengajuan permohonan perlindungan secara online,’’kata Abdul Haris.

Kehadiran Ketua LPSK bersama Sekjen LPSK Noor Sidharta di kampus Unsrat sangat penting dalam rangka mensosialisasikan berbagai program dan langkah yang dilakukan LPSK terkait perlindungan saksi dan korban tindak pidana.

Menurut Abdul Haris dalam moment usia ke-10 tahun, LPSK tak pernah berhenti berinovasi. “Masyarakat Sulawesi Utara, khususnya saksi dan korban yang membutuhkan perlindungan sudah bisa menghubungi hotline 148,” kata Semendawai saat melakukan jumpa pers usai seminar.

Baca Juga:  Bupati Tetty Paruntu Angkat Samuel Slaat Plt Kepala BPBD Minsel

Selain hotline 148, kata Abdul Haris, masyarakat juga bisa mengajukan permohonan perlindungan secara online melalui aplikasi yang telah disiapkan. Tujuannya tidak lain untuk mempermudah masyarakat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Inovasi ini dilakukan, mengingat jumlah permohonan perlindungan yang terus naik setiap tahunnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr Flora Kalalo SH,MH mengatakan perlindungan hukum wajib diberikan oleh pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada setiap warga seperti yang ada dalam UU Nomor 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban. ‘’ Bagi kami permasalahan ini sangat penting , maka seminar ‘ Peran LPSK dalam Hukum Pidana di Indonesia” digagas sebagai momentum Dies Natalis Fakultas Hukum,’’kata Kalalo sambil berharap melalui seminar ini akan membuka kesadaran kalangan kampus untuk ikut mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik TPPO dan tindak pidana lainnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis Sonya Helen Sinombor membeberkan dari data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sulawesi Utara adalah salah satu daerah yang menjadi sumber Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)/ Trafficking. ‘’Banyak korban terutama anak-anak dan remaja perempuan Sulut tidak mendapat perlindungan dan keadilan, bahkan sering pelakunya tidak pernah diadili. Kedatangan Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai SH. LLM di Manado kiranya bisa membantu terkait masalah ini,’’.harap Sonya.

Baca Juga:  Moureen Maria Pongantung: Jokowi Minta Relawan Santun Namun Berani!

Dies Natalis Fakultas Hukum Unsrat Manado ke 60 di warnai dengan berbagai kegiatan seperti Pembukaan Dies Natalis dengan jalan sehat dan bersih bersih boulevard, FKD bersama KPK, reuni mantan Dosen, lomba Futzal, musik kampus, seminar bersama LPSK, seminar wawasan Kebangsaan, seminar bersama Dirjen Imigrasi, Seminar IKAL dan Gubernur Lemhanas, seminar Badan Abitrase Pasar Modal Indonesia, Seminar dengan Ombusmen, bakti sosial mahasiswa baru di Mitra, kongres Alumni dan acara puncak Dies Natalis Sidang Senat Terbuka & Orasi Ilmiah oleh Menteri Hukum dan HAM. (Nando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *