Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaPemerintahanPilihan RedaksiTotabuan

Yasti Minta Desa Yang Masuk Zona Merah Secepatnya Perbaiki

26
×

Yasti Minta Desa Yang Masuk Zona Merah Secepatnya Perbaiki

Sebarkan artikel ini

Yasti Soepredjo Mokoagow. (foto/tup)

 

MANTOS

BOLMONG,MANADONEWS— Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong),Menggelar Bursa Inovasi Desa Kamis (13/9/2018) tepatnya di gedung Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan II Kecamatan Lolayan.

Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutanya mengatakan bahwa Bolmong Merupakan Paling Banyak jumlah Desa se BMR.

Selain itu pihaknya juga sangat menyambut baik kegiatan Bursa Inovasi Desa.

“Tentunya kita perlu mencermati betul arahan-arahan yang telah disampaikan tenaga ahli pendamping desa, baik dari Kementerian, Provinsi maupun pendamping yang ada di bolomong,” katanya.

Selanjutnya ia berharap, para tenaga Pemdamping Desa supaya dapat memberikan arahan serta masukan kepada Sangadi dan BPD agar semua program dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) maupun dari APBD Bolmong bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Saya sangat berharap para tenaga pendamping dapat meberikan masukan yang baik untuk pembangunan sarana dan prasarana pembangunan infrasruktur di desa. Terutama juga dalam mengembangkan kreasi dalam menyusun rencana pembangunan,” ungkap orang nomor satu ditanah totabuan.

Sementara itu, terkait dengan laporan hasil pemeriksaan, Inpektorat sudah menyelesaikan LHP dan telah diserahkan kepada Bupati Satu Bulan yang lalu.

“Kita adalah Kabupaten pertama menurut BPK RI yang telah membagi dalam Zonasi-zonasi. Yang terbagi dalam zonasi hijau, kuning dan merah, beberapa desa juga masuk dalam zona merah. Namun saya akan kembali berkoordinasi dengan para pendamping agar parah sangadi bisa keluar dari zona merah tersebut,” tuturnya.

Ditambahkanya, Sudah berulangkali disampaikan kepada para sangadi bahwa Inspektorat itu turun bukan untuk mencari-cari kesalahan para sangadi, melainkan untuk memperbaiki hal-hal apa saja yang masih keliru.

“Saya mengimbau kepada seluruh desa yang masuk pada zona merah ini. Kalau ada yang Keliru untuk secepatnya diperbaiki, karena saya tidak mau ada kepala desa saya yang tersangkut masalah hukum. Saya juga berharap kepada ketua BPD dan para anggotanya jangan sampai menyandera para sangadi dengan tidak menandatangani usulan dan menghambat program Dandes,” tegasnya.

Diketahui, Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di Desa-Desa di lingkup Kabupaten. Bursa Inovasi ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari Model Pengelolaan Inovasi di Tingkat Kabupaten.

Tujuan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa yaitu untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow sekaligus membuka dengan resmi kegiatan, Wakil Bupati (Wabup), Yanni Ronny Tuuk, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN di lingkup Pemkab Bolmong, 15 Camat serta 200 Kepala Desa (Kades) di bolmong dan para pedamping desa. (David).

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado