Airmadidi, ManadoNews – Kelangkaan tabung gas LPG 3 kg akhir pekan ini mendapat tanggapan dari Pemerintah kabupaten Minahasa Utara (Minut). Atas laporan masyarakat kelangkaan LPG. Maka, bagian perekonomian Pemkab Minut lakukan Sidak dibeberapa pangkalan di Kecamatan Kalawat, Senin (17/9).
Dalam sidak, Pemkab Minut menemukan salah satu agen yang ada di Desa Suwaan Kecamatan Kalawat setelah menurunkan tabung Gas LPG 3 kg tokonya langsung tutup.
Kasus ini mendapat sorotan Asisten II bagian perekoniam Allan Mingkid mengatakan, setiap agen lakukan penurunan stok LPG 3 kg harus menyalurkan kepada masyarakat bukan langsung tutup pintu.
“Saya akan laporkan kepada Pertamina agen-agen yang nakal yang suka menampung LPG untuk mendapat keuntugan lebih,”tegas Mingkid.
Disampaing itu SE LPG Sulut dan Gorontalo Parrama Ramadhan mengstakan, di Minut sendiri kelebihan stock LPG 3 kg.
“Nanti saya cek, kenapa bisa terjadi kelangkaan LPG 3 kg, karena Minut sendiri kouta sudah melebihi 4%,” ungkap Ramadhan sembari dia menegaskan kalau kedapatan Agen atau pangkalan menapung gas LPG kami tidak segan-segan cabut ijinnya.
Aso












