Berkat Usaha Yasti, Tahun 2019 Bandara Lolak Kecipratan 32 Miliar

Jalannya pembahasan pengembangan lahan bandara Lolak.

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Pembangunan Bandar Udara Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus digenjot. Hal ini nampak dibuktikan dengan pembangunan tahap pertama landasan pacu yang sudah mencapai 100 persen lewat sisi udara dengan panjang 218 meter dan lebar 150 meter yang terdiri atas lahan atau runway lebar 30 m dan streep sisi kanan dan sisi kiri 60 m.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bolmong, Drs. Ashari Sugeha melalui Kabid Prasarana, Zulfadhli Binol.SE.ME bahwa lewat usaha dan terobosan Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow akhirnya bandar udara Lolak mendapatkan bantuan sebesar Rp 16,599 Miliar melalui APBN di tahun 2018 ini.

“Tak hanya itu, pada tahun 2019 nanti akan mendapatkan dana dari pusat sebesar Rp 32 Miliar yang terbagi atas Rp 27 miliar untuk kelanjutan sisi udara, yaitu pematangan lahan atau runway dan streep. Sedangkan Rp 5 miliar untuk pemagaran batas lahan,” ujar Binol, Rabu (26/9) siang.

Lanjutnya, terkait akses masuk kepemukiman Dusun VI Desa Lalow, pihaknya sebagai pemakarsa telah melakukan survey bersama instansi teknik yang terdiri atas Dishub, Dinas PUPR.

Baca Juga:  Helmud Berikrar Menangkan Jokowi - Amin

“Dari hasil survei tim teknis, maka jalan tersebut akan segera di bangun pada tahun ini melalui APBD-P,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, ketika anggaran APBN tahun 2019 turun, dipastikan pekerjaan akan tetap berjalan sesuai harapan dan tidak akan timbul persoalan kedepan. Sebab, panjang jalan yang akan di kerjakan pada APBD-P 2018 ini sepanjang 1200 meter dan akan di aspal beton.

Kabid Prasarana Dishub Bolmong, Zulfadhli Binol.SE.ME

 

Selain itu, guna pemantapan bandar udara Lolak, pihak Dishub dan Instansi terkait menggelar rapat pembahasan pengembangan lahan. Yakni, lahan akan di tambah kurang lebih 63 Ha dan pada ujung runway TH.29 sekitar 43 Ha. Sedangkan pada ujung runway TH.11 sekitar 20 Ha, yang semuanya sudah sesuai Penlok nomor 279 tahun 2015.

“Sehingga menjadi 415,37 Ha dari total lahan yang ada sekarang kurang lebih 349.30 Ha yang sudah bersertifikat. Ini sudah sesuai dengan amanat Menteri Perhubungan RI Tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara Baru,” bebernya.

Binol menjelaskan, selain berkat usaha Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, semua ini tak lepas dari seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan terhadap kemajuan daerah dalam rangka menuju Bolmong Hebat kedepan.

Baca Juga:  Dirjen Kementan RI Kunjungi Bolmong

“Saya berharap semua stekholder yang terkait dan masyarakat dapat bersama mengawal sampai pada tahap akhir. Karena tanpa dukungan, semua ini tak dapat berjalan baik,” pungkasnya.
(Stvn)