,

Sambut RI 1, Pemkot Manado Prioritas 3 Poin

oleh
Jalannya Rakor yang dipimpin Peter Assa/foto: Gab. Pemhum)

MANADO, MANADONEWS – Menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di Kota Manado, Pemkot langsung melakukan persiapan.

Dipimpin Penjabat Sekdakot Peter Assa digelar Rakor persiapan rencana kunjungan kerja Presiden, di ruang Toar Lumimuut, Kamis (18/10) sore.

Menurut Assa, selain menyangkut teknis dan protokoler rencana kunjungan Presiden Jokowi, Pemkot Manado mendorong aparatur pemerintahan sampai masyarakat kota, agar meningkatkan kebersihan, keamanan dan kerukunan di Kota Manado.

“Besok hari Jumat pagi (tadi pagi), seluruh aparatur pemerintah mulai dari ASN (Aparatur Sipil Negara), THL (Tenaga Harian Lepas) dilingkup Pemkot Manado akan melaksanakan kerja bakti, membersihkan wilayah KotaManado. Kami berharap, masyarakat juga ikut berperan membersihkan lingkungannya,” ujarnya.

Khusus kebersihan, katanya, merupakan instruksi Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan, agar Kota Manado tetap dalam keadaan bersih, tidak hanya karena ada rencana kunjungan orang nomor satu di Republik Indonesia ini.

“Budaya bersih harus menjadi bagian dari kehidupan orang Manado, itu yang selalu disampaikan Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota. Karena, kebersihan merupakan bagian daripada iman. Sehingga, menjadi tanggung jawab kita bersama, jika lingkungan kita bersih,” tandasnya.

Selain itu, sikap hidup yang menjunjung tinggi keamanan dan kerukunan juga menjadi jati diri masyarakat Kota Manado.

“Mari kita jaga keamanan dan pelihara hidup kerukunan diantara kita. Karena, orang Manado adalah orang yang mencintai kerukunan dan kedamaian. Selain bersih, Pak Walikota dan Pak Wakil selalu mengingatkan kita semua bahwa Manado adalah rumah kita bersama, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar-golongan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Rakor Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat, Asisten 2 bidang Perekonomian dr Robby Mottoh, Asisten 3 bidang administrasi keuangan Drs Frans Mawitjere, sejumlah pejabat kepala Perangkat Daerah terkait. (bag.pemhum)

Baca Juga:  Kebijakan Mendag Impor Raw Sugar Dinilai Kacaukan Tata Niaga Gula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *