MANADONEWS, KOTAMOBAGU— Sampai hari ini, Senin (5/11/2018), Dari jumlah 861 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotamobagu yang mengikuti Tes Seleksi Kompetisi Dasar (SKD), berbasis Computer Assisted Test (CAT) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, yang tembus passing Grade hanya 10 peserta.
Banyaknya peserta yang tidak tembus passing grade membuat Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta menyayangkan hal ini.
“Kita tidak bisa men-judge apakah peserta kurang persiapan atau seperti apa. Ada yang sudah mencapai skor 390-an tapi kurang 2 poin di TKP (Tes Kepribadian). Mudah-mudahan BKN juga melihat ada evaluasi ke depan, karena ini memang sangat ketat karena 3 passing grade harus terlewati,” ungkap Sahaya.
Lanjut Sahaya, panitia bakal berusaha berkoordinasi dengan pihak KemenPAN, terkait kuota yang diusulkan bisa terpenuhi.
“Kita akan berupaya bisa terpenuhi kuota yang diajukan. Sesuai harapan, formasi yang ada harus terpenuhi. Karena peraturan KemenPAN harus passing grade, jika ada perubahan kita akan menunggu kebijakan KemenPAN,”Jelasnya.
Ia berharap, ada kebijakan dari KemenPAN, terkait kurangnya peserta yang tembus passing grade.
“Melihat hampir semua daerah banyak yang tidak passing grade, pasti solusinya sudah terfikirkan oleh Kemenpan. Harapan kami formasi yang ada harus terpenuhi. Karena ketentuan KemenPAN passing grade, maka kita tunggu saja kebijakan dari kemenPAN,”Tandasnya.
(MLS)












