Ramlah: Perusahaan Tidak Terapkan UMP Dapat Dipidanakan

oleh

Kepala Disnakertrans Bolmong, Ramlah Mokodongan. (foto/mn)

BOLMONG, MANADONEWS,-Kabar Gembira bagi karyawan yang bekerja di perusahaan.

Pasalnya Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, mengumumkan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) di kisaran Rp 3.051.076 . Diketahui UMP ini naik Rp 226.790 atau 8,03 persen dari UMP tahun iniĀ  Rp 2.824.286. dan efektifnya akan diberlakukan januari 2019.

Kenaikan UMP ini sesuai dengan yang tertera dalam Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 433 Tahun 2018.

Terkait hal itu, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnaker) Bolaang Mongondow (Bolmong) akan mengirim surat ke pihak perusahan untuk menerapkan ump bagi karyawan.

“Kami akan kirim surat ke pihak perusahan dan meminta perusahan untuk menandatangani pernyataan apabila mereka sudah membayar pekerja sudah sesuai ump. tetapi Untuk di daerah Bolmong sebagian besar perusahan sudah menerapkan UMP”. aku Kepala Dinas (Kadis) Transmigrasi dan tenaga kerja Ramlah Mokodongan, saat berada di ruang kerjanya Selasa (3/11)

Menurutnya bagi perusahan yang tidak membayar pekerjanya dengan UMP maka dapat dipidanakan.

Baca Juga:  Ini Cara Satlantas Polresta Manado Meminimalisir Calo SIM

“Perusahan yang tidak menerapkan UMP bisa dipidanakan,” tutupnya. (David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *