SULUT,MANADONEWS,-.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dapil Bolaang Mongondow Raya, Raski Mokodompit pada Senin (11/12/2018) malam hadir ditengah-tengah masyarakat Desa Lolanan Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolmong.
Kehadiran Raski pada kesempatan tersebut untuk melaksanakan pertemuan Masa Reses III tahun 2018.
“Tujuan saya datang ini untuk reses anggota DPRD Sulut. Saya pun sudah sangat lama merindukan pertemuan ini karena selain reses, juga sebagai silahturahmi dengan keluarga,” ujar Raski yang juga Ketua Fraksi Golkar Sulut.
Lanjutnya, agenda reses bukan hanya dirinya sendiri, namun berlaku bagi seluruh anggota DPRD Sulut yang berjumlah 45 orang.
“Kami berupaya menyerap aspirasi rakyat untuk dibawah dan diperjuangkan di DPRD Sulut. Karena kegiatan reses sudah ada didalam undang-undang. Jadi, acara ini resmi,” ungkapnya.
Putra dari Djaelantik Mokodompit ini pun menuturkan, kiranya aspirasi yang didapat bisa diperjuangkan dan direaliasikan kedepan. Sebab, fungsi anggota DPRD ada tiga, yakni fungsi anggaran, membuat perda dan pengawasan.
“Kami bertugas mengawasi eksekutif dalam menjalankan semua program. Olehnya, melihat antusias warga yang datang saya ucapkan terimakasih,” tuturnya.
Sebelum sesi tanya jawab, dilaksanakan juga penyerahan kacamata gratis dari pemerintah daerah Sulut.
“Kacamata ini merupakan program pemerintah Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) guna menunjang kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Djunaidi Pandelaki salah satu warga mengapresiasi kegiatan reses dari Raski. Menurutnya, anggota DPRD seharusnya selalu turun meninjau aspirasi warga sehingga setiap permasalahan bisa diperjuangkan.
“Anggota dewan seharusnya seperti ini, turun menyerap aspirasi dan diperjuangkan,” singkatnya.
Dari hasil pertemanan, ada beberapa saran dan keluhan warga, diantaranya anjloknya harga kopra, bantuan pupuk dan alat pertanian yang tak merata.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Vera Pandelaki yang juga Aleg Bolmong, Sangadi Lolanan Yusna Pakaya, Tokoh Masyarakat dan sekitar 500-an Warga.
(stvn)














