Kojongian : Listrik Padam PLN Wajib Beri Potongan Pemakaian

  • Whatsapp
Torry Kojongian

MANADO, MANADONEWS – Ketua Harian YLKI Sulut Torry Kojongian sangat menyayangkan kejadian pemadaman listrik di awal tahun 2019.

“Apalagi terjadi saat umat Nasrani tengah beribadah,” ungkap Kojongian kepada wartawan di Manado, Minggu (06/01).

Bacaan Lainnya

Menururutnya keluhan pemadaman listrik termasuk yang paling banyak dilaporkan ke YLKI.

“Keluhan itu menjadi gambaran bahwa masyarakat masih menyesalkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) Suluttenggo yang sering kali tanpa didahului informasi atau pengumuman,” tandasnya.

Sudah melakukan pemadaman sepihak, PLN pun tak memberi kompensasi apapun kepada pelanggan yang terkena dampak langsung.

“Ini kondisi tidak benar. Seharusnya PLN memberikan konpensasi pada konsumen akibat pemadaman yang dilakukan,” ujar Kojongian.

Imbbuhnya, Peraturan Presiden No.8 Tahun 2011 tentang Tarif Tenaga Listrik mengatur bahwa PLN wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen yang mengalami kerugian akibat tingkat mutu pelayanan yang tidak terpenuhi.

Baca Juga:  Warna Merah Hiasi Ibadah Pra Natal, Prof Linda: Siapa Takut!

“Pengurangan itu akan diperhitungkan dalam tagihan listrik pada bulan berikutnya,” pungkasnya.

Fian

Pos terkait