Kakak Gubernur Olly Dondokambey Berpulang, Wagub Steven Kandouw Sampaikan Sambutan

Gubernur Olly Dondokambey dan Ibu Ritha Dondokambey Tamuntuan. (foto: ist)

MANADO, Manadonews.co.id – Henny Noortje Ruru menghembuskan nafas terakhir.

Ia tutup usia 73 tahun.

Almarhumah adalah Kakak perempuan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey.

Henny meninggal, Selasa (28/05/2019) pukul 00:45 Wita di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Malalayang.

Pemakaman akan dilangsungkan Rabu (29/05/2019).

Sebelum dimakamkan keluarga menggelar ibadah pemakaman di rumah duka di Paal 2.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw saat menyampaikan sambutan mewakili Pemerintah Provinsi. (foto: ist)

Wagub Sulut Steven Kandouw mewakili Pemprov Sulut memberikan sambutan duka cita.

Ia mengatakan, rasa-rasanya belum lama datang ke rumah duka, hari ini sudah kembali lagi.

Dalam hidup manusia selalu mencari momentum.

Ada yang by design dan ada yang insiden.

Kedukaan merupakan momentum insiden.

Dalam Fisika momentum itu hubungannya dengan waktu.

Singkat kata momentum suatu ketika waktu itu diberi kesempatan untuk kontemoasi, intropeksi, refleksi seperti meomentum perjalanan ibu Henny.

Jadi bagi keluarga kepergian ibu, dan oma terkasih merupakan momentum refleksi iman percaya kepada Tuhan yang Maha kuasa

“Kakak beradik masih lengkap 10, siapa sangka dua hari kemudian berkurang tinggal 9,” ujar dia.

Baca Juga:  Pemprov Sulut Dukung Penuh Rencana PT Pelindo IV Kembangkan Pelabuhan Bitung-Manado

Ini juga momentum baik untuk keluarga, anak-anak dan cucu untuk melihat kembali hubungan.

“Mudah-mudahan. kepegian ibu Henny makin memerkuat sendi kekeluargaan, batu bata persaudaraan,” ujar dia.

Ada sedikit merengang, ada jarak, maupun ketersinggungan, kata Wagub jadi momentum untuk memperbaiki, merajut, dan menyusun kembali

“Supaya betul-betul torang samua semakin terikat dalam satu kekeluargaan,” ujarnya.

Momentum ini juga merefleksikan tetap berusaha, berikthiar, dan berencana untuk hiduo sehat.

Bentuk ikthiar semisal kata Wagub, ia tergabung dalam grup bernama Gocapers.

“Grup ini orang berusia 50 tahun yang punya target untuk bisa merayakan HUT Indoensia ke 100. Grup ini saling mengingatkan hidup sehat, makan sehat, ” ujar dia.

Ia mencontohkan soal tingkat harapan hidup di Amerika sudah mencapai angka 86, sementara Sulawesi Utara ada di angka 71.

“Mudah-mudahan bisa sampai 80 tahun dan merayakan HUT RI ke 100,” ungkap dia.

Wagub kembali menyampaikan, momentum ini sebagai rencana Tuhan

“Kekompakan keluarga besar ini jadi dlrole model bagi kita masyarakat Sulut.

Baca Juga:  Angouw Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi tentang Ranperda Penyertaan Modal ke PT MSH

“Atas nama pemerintah dan masyarakat dari Miangas samoai Pinagoluman saya samapaikan simpati dan empati untuk kekuarga besar Koba-Ruru dan Keluarga Dondokambey Wangania,” kata dia.

Adapun, Henny Koba Ruru adalah anak dari Hengky Ruru dan Lili Victorin Wangania dan membina keluarga Ruru -Wangania.

Sementara Lili Victorin Wangania mengandung Henny, Hengky Sang Suami mengalami kecelakaan dan meninggal Dunia.

Kemudian Lili Victorin Wangania menikah lagi dengan Alexander Dondokambey dan membina keluarga Dondokambey- Wangania.

Keluarga besar ini pun memiliki 10 anak yakni Henny Ruru, Welke Dondokambey, Teodorus Dondokambey, Youke Dondokambey, Ani Dondokambey, Adriana Dondokambey, Altje Dondokambey, Robby Dondokambey, Like Dondokambey dan Olly Dondokambey.