Ajendam XIII/Merdeka Siap Gunakan Aplikasi”Siap Dosel”

MANADO,MANADONEWS.co.id-Direktur Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Dirajenad) Brigjen TNI F.F. Fransis Wewengkang, Rabu (18/6/2019) melaksanakan kunjungan kerja di Manado.

Adapun kunjungan kerja Dirajenad ke wilayah Kodam XIII/Merdeka ini didampingi Kasi Dosel Pra Subditbinminperspra Ditajenad Mayor CAJ P.Totok Tridjono dan Sylvia Dama Sumarlin selaku CEO PT Xirka Dama Persada penyedia instalasi aplikasi Siap Dosel.
 
Kedatangan Dirajenad bersama tim ini disambut langsung oleh Ka Ajendam XIII/Merdeka Kol.CAJ Rudy Priyanto,SE dan Ka Infolatahdam XIII/Merdeka Kol.Drs Susanto bersama perwira dan staf PNS Ajendam XIII/Merdeka.

Dirajenad Brigjen TNI FF.Fransis Wewengkang kepada media ini mengatakan pemanfaatan aplikasi ini merupakan upaya dan dukungan Komando atas untuk implementasi digitalisasi seluruh proses dan tata kelolah administrasi bagi seluruh institusi TNI angkatan darat, khususnya jajaran Ditajenad.”Proses transformasi aplikasi berbasis teknologi tinggi ini, adalah sebuah sistim yang sangat dibutuhkan pada saat ini.”ujar orang nomor satu di Ditajenad yang akrab disapa Ferdy itu.

Dia menjelaskan, secara garis besar sistim kerja dari aplikasi “Siap Dosel” adalah mempermudah akses seluruh data berkaitan Tupoksi dari Ditajenad yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja.Dicontohkan, melalui aplikasi ini pihaknya dapat mengetahui secara detail seluruh masalah dan kebutuhan prajurit, sejak awal karier hingga prajurit pensiun.”Seluruh aplikasinya tersentral di Ditajenad, artinya kendali operasional secara umum dan luas ada di Ditajenad.”ujar alumni AKMIL angkatan 87 itu sambil berharap agar seluruh jajaran Ditajenad meningkatkan kemampuan dalam menghadapi kemajuan serta tuntutan teknologi 4.0 dalam pelaksanaan tugas masing-masing.

Ditempat yang sama, Kasi Dosel Pra Subditbinminperspra Ditajenad Mayor P.Totok Tridjono mengatakan saat ini teknologi “Siap Dosel” telah terpasang di lima tempat yakni Ajendam III/Siliwangi, Ajendam XIII/Merdeka, Ajendam IM, Ajendam XVII/Cenderawasi, Ajen Kostrad serta Ditajenad sebagai sentral data dan kendali sistim .”Seluruh sistim dari aplikasi ini terpusat di Ditajenad.”ujar Totok sambil menegaskan Ajendam XIII/Merdeka sendiri aplikasi ini sedang masa implementasi dan pelatihan.

Baca Juga:  Terobosan OD - SK, Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Memperebutkan Piala Presiden Digelar di Sulawesi Utara

Dia menjelaskan, sistim kerja dari aplikasi ini menangani masalah personel prajurit Angkatan Darat mulai dari pengangkatan sebagai parjurit, pemberian tanda kehormatan. Proses kenaikan pangkat penempatan personel, mutasi,hingga prajurit pensiun serta digitalisasi dokumen personel.

“Seluruh proses pendataan prajurit sejak awal masuk hingga pensiun dikerjakan oleh sistim.”katanya sambil menegaskan pihak penyedia layanan ini berkewajiban melatih para prajurit sebagai operator dan tetap melakukan pendampingan dalam pemanfaatkan aplikasi canggih ini.

Demikian halnya CEO PT Xirka Dama Persada Sylvia W Sumarlin bahwa pengguna dari jasa XIRKA adalah swasta dan dan institusi pemerintah yang terkait dengan bidang pertahanan.” Pada prinsipnya kami hanya sebatas penyedia layanan aplikasi ini dan bertanggung jawab atas kelancaran serta maintenance perangkat lunak, sementara operator adalah para prajurit yang kami didik dan latih secara khusus.”ujar Putri mantan Menteri Keuangan RI JB Sumarlin itu sambil menambahkan bahwa terkait dengan Cybersecurity maka dia enggan menyebutkan nama pihak-pihak yang menggunakan jasa perusahaan yang telah eksis sejak 25 tahun silam itu.
(Nando)

Baca Juga:  Gubernur Sulut Minta Warga Doa Bersama

=Tentang PT XIRKA Dama Persada=

XIRKA Dama Persada adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang integrasi network dan cybersecurity.Berawal pada tahun 2007, XIRKA masuk ke dunia pengembangan chipset khusus untuk telekomunikasi.

Pada tahun 2018 XIRKA berhasil meraih penghargaan dari Asia Pacific Information Communication Alliance Award (APICTA).

Sejalan dengan kebutuhan dalam implementasi sistem pengamanan jaringan yang berbarengan dengan permintaan pengembangan chipset, maka manajemen XIRKA Dama Persada membuat satu perusahaan yang dikhususkan untuk pengembangan chipset dengan sebutan Xirka Silicon Technology.

Dengan demikian Xirka Dama Persada dapat lebih memfokuskan diri bidang jasanya pada pemanfaatan teknologi khusus di bidang cyber.(***)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
319 votes

This will close in 10 seconds