Example floating
Example floating
Berita TerbaruBitung

Istri Korban”Tabrakan Maut” Pasrah Tapi Minta Tersangka di Proses Hukum

×

Istri Korban”Tabrakan Maut” Pasrah Tapi Minta Tersangka di Proses Hukum

Sebarkan artikel ini

BITUNG,MANADONEWS.co.id-Suasana duka mendalam masih menyelimuti kediaman almarhum DK(44) dan AK (3) korban Laka Lantas di Kelurahan Manembo-nembo, Bitung pada Minggu (14/7/2019) pukul 10.00 wita.

Istri korban Siska Runtuwene (38) saat di temui dirumahnya antara lain menegaskan dia bersama keluarga besar telah bermusyawarah untuk berdamai dengan pihak keluarga tersangka DR (42) namun soal hukum diserahkan kepada pihak kepolisian.”Saya bersama keluarga telah memaafkan tersangka dengan syarat proses hukum tetap dilaksanakan.”ujar Siswa.

MANTOS MANTOS

Sisca menambahkan, meskipun dia bersama telah ikhlas menerima musibah ini dengan memaafkan tersangka namun masih belum ingin bertemu secara langsung dengan pihak keluarga tersangka.”Keluarga tersangka telah menyatakan harapan dan keinginan untuk bertemu secara langsung namun saya tolak sebab masih suasana duka dan ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.”ujar karyawan PT Nutrindo Kelurahan Tanjung Merah Kecamatan Matuari itu sambil menambahkan proses pemakaman almarhum suami dan anaknya akan dilaksanakan besok(Selasa 16/7/2019) di Lokasi pekuburan setempat.

Adapun Laka Lantas hebat di jalur Kelurahan Manembo-nembo ini terjadi diduga pengendara mobil Rush DB 1692 CH yang di kendarai oleh laki-laki DR(42) alias Devi seorang ASN menabrak pengendara sepeda motor Vega DB 2392 CC JK(44) yang tercatat warga Tanjung Merah bersama anaknya AK(3) tahun.

Baca Juga:  Harapan Rektor Berty Sompie bagi 1.239 Wisudawan Unsrat

Informasi saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut ini, Diduga akibat DR (42) alias Deivi pengendara mobil Rush dalam keadaan mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak pengendara sepeda motor Vega DB 2389 CC JK (44) yang saat itu bersama anaknya AK (3).

Menurut saksi yang berada di TKP yang saat itu berada di pangkalan ojek depan Gereja Katolik St. Maria Manembo-nembo mengatakan, saat itu Deivi dengan kecepatan cukup tinggi menuju arah Gereja Katolik St. Maria.Bersamaan dengan itu motor
Vega melintas depan Gereja Katolik itu.

Dalam kondisi itu, Mobil Rush Putih hilang kendali kearah berlawanan dan menabrak pengemudi motor Vega bersama anaknya yang masih balita, setelah itu menabrak pohon hingga nyaris kedalam selokan.

Baca Juga:  Pansus JRBM Laksanakan Pertemuan Dengan Masyarakat Lingkar Tambang

Dua orang korban meninggal di TKP diakibatkan mengalami pecah di bagian kepala mengalami luka yang sama di bagian wajah.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Bitung AKP Andri Permana,SIK ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dimana pengendera mobil telah di tetapkan sebagai tersangka dan telah diamankan di Mapolresta Bitung untuk dilakukan serangkaian proses hukum selanjutnya.

Permana menjelaskan, selaian proses hukum bagi tersangka, pihaknya juga telah berkoordinasi pihak PT Jasa Raharja dalam kaitan penyelesaian klaim asuransi.

“Yang pasti proses hukum kepada tersangka dan penyelesaian klaim asurani dan santunan kepada keluarga korban berjalan secara bersamaan.”ungkapnya sambil menegaskan hasil pemeriksaan pada saat kejadian pengendara tidak dalam keadaan mabuk dan kepada tersangka dikenakan hukuman sesuai Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ;
dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).(Ebix)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *