Pemkab Minsel Kekurangan ASN

MINSEL, MANADONEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan masih kekurangan sekitar 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari data Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Minsel, jumlah ASN yang ada sekitar 3.800. Jumlah ini masih jauh dari angka kebutuhan Pemkab Minsel. Saat ini yang dibutuhkan Pemkab Minsel sekitar 7.000 ASN.

“Berdasarkan dengan Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja, Pemkab Minsel membutuhkan sekitar 7.000 ASN. Sementara jumlah yang tersedia 3.800. Jadi, Pemkab Minsel kekurangan ASN, ” jelas Kaban BKDD Minsel, Roy Tiwa, Rabu (21/8).

“Kebutuhan paling banyak di kesehatan dan teknis. Kebutuhan ini di luar akan kebutuhan P3K,” kata Tiwa.

Untuk menutupi defisit ASN di Pemkab Minsel tidaklah mudah. Apalagi tidak ada kepastian setiap tahun ada penerimaan ASN.

“Cara kami menutupi kekurangan ASN ini, untuk sementara kami mengoptimalkan tenaga kontrak,” kata Tiwa.

Ditambahkannya, kemampuan anggaran untuk membayar gaji menjadi faktor yang menyebabkan sulitnya memenuhi kebutuhan ASN di Minsel.

“Anggaran DAU terbesar saat ini dialokasikan untuk membayar gaji. Karenanya untuk penambahan kita gunakan skala prioritas,” tutupnya.

Baca Juga:  mentu Sosialisasikan Sadar Hukum Di SMP Lokon

(DArK)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
685 votes

This will close in 10 seconds