Dua Bocah Ditemukan Tewas di Pantai Kalongan Utara Talaud

TALAUD,Manadonews.co.id-.Dua bocah laki-laki berumur 7 tahun, DES alias Daniel dan SS alias Siaga, warga Kalongan Kabupaten Talaud, ditemukan tewas di pesisir Pantai Kalongan Utara, Jumat (30/08/2019) malam,kemarin.

Keduanya diduga kuat terhanyut lalu tenggelam saat mandi di muara Sungai Mangutu, Kalongan Selatan, Jum’at siang.

Daniel ditemukan sekitar pukul 18.00 WITA, di Pantai Parabahewa, sedangkan Siaga ditemukan dua jam kemudian, di Pantai Liang.

Saksi Herman Genggang menuturkan, sekitar pukul 12.00 WITA melihat kedua korban sedang mandi di muara sungai. Ia lalu menegur keduanya agar tidak mandi di muara sungai, karena ombak di laut sedang tinggi.

Setelah itu saksi pergi dari tempat tersebut. Daniel ditemukan pertama kali oleh Ariel Rellam, lalu dilaporkan kepada Kepala Desa Kalongan Utara, Karta Sasegade, dan diteruskan ke Polsek Lirung melalui telepon.

Kepala Desa juga mengumumkan penemuan mayat ini melalui pengeras suara, serta meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera datang ke Kalongan Utara.

Ibu korban, Nova Sasauw, yang khawatir karena Daniel tak kunjung pulang sejak siang, juga mendapat kabar tersebut. Nova pun bergegas menuju Kalongan Utara untuk memastikan. Dan betapa sedihnya ia ketika melihat mayat tersebut adalah anaknya, yang telah terbujur kaku.

Baca Juga:  Giliran SBM - JiTu Kampanye di Inobonto

Warga pun menduga Siaga juga mengalami hal serupa Daniel, karena pihak keluarga menerangkan bahwa Siaga yang bermain bersama Daniel sejak siang, tak kunjung pulang.

Warga sekitar bersama pihak keluarga Siaga kemudian melanjutkan pencarian di pesisir Pantai Kalongan Utara, tepatnya di Pantai Liang. Benar saja, warga menemukan Siaga juga dalam keadaan meninggal dunia, di bawah tebing.

Kapolsek Lirung, Ipda Recky Taliwuna membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, Hasil pemeriksaan petugas medis, ditemukan sejumlah luka lecet di beberapa bagian tubuh kedua korban, diduga kuat akibat tergores batu karang. Selain mendatangi TKP, pihaknya juga sudah meminta keterangan para saksi.

“Kasus ini dalam penanganan lebih lanjut. Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, agar terhindar dari kejadian yang tak diinginkan,” pungkasnya.
(Jelo)

Tags:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *