Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaHukum & KriminalManado

Demo Mahasiswa Ricuh, Pagar Kantor Dewan Sulut Jebol

20
×

Demo Mahasiswa Ricuh, Pagar Kantor Dewan Sulut Jebol

Sebarkan artikel ini

MANADO,manadonews.co.id-.Ribuan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Manado melakukan aksi didemo di dewan gedung DPRD Sulawesi Utara Kairagi Manado, mereka menuntut agar  DPR-RI membatalkan RKHUP.

Para mahasiswa menilai pasal-pasal dalam RKUHP akan berbenturan dengan kebebasan berekspresi adalah hak asasi manusia yang harus dijamin, dilindungi dan dipenuhi dalam demokrasi.

MANTOS

Seperti diketahui pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah sepakat rancangan KUHP (RKHUP) disahkan dalam Sidang Paripurna pekan depan oleh  DPR-RI periode 2014-2019 akhir bulan September ini,namun mereka menuntut agar RKHUP dibatalkan.

Meski demikian jika RKUHP ini disahkan menjadi Undang Undang maka ini akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan berdemokrasi yang tengah tumbuh dan berkembang di tanah air.

Aksi demo yang awalnya berlangsung tertib namun menjadi tak terkendali saat para mahasiswa membakar ban bekas, akibat dorongan ratusan mahasiswa pagar depan pintu masuk kantor dprd akhirnya jebol.

Hal ini membuat aparat langsung melepaskan gas air mata yang mengenai beberapa mahasiswa. Jebolnya pagar dewan membuat para mahasiswa langsung masuk kedalam halaman kantor DPRD meski aparat keamanan mencoba membuat pagar betis.

Demo yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut hari berlangsung panas. Namun situasi mulai kondusif saat aspirasi para mahasiswa berdialog dengan sejumlah  anggota dewan, diantaranya Richard Sualang, Amir liputo, Melky Pangemanan, Victor Mailangkay, Sandra Rondonuwu dan Fabian Kaloh.

Para Wakil Rakyat ini berjanji akan membawa aspirasi para mahasiswa tersebut ke DPR Pusat. Para mahasiswa kemudian membubarkan diri secara tertib.

Keberadaan pasal pasal karet di RKUHP dinilai  mengarah pada praktek otoriter seperti yang terjadi di era Orde Baru yang menyamakan kritik pers dan pendapat kritis masyarakat sebagai penghinaan dan ancaman kepada penguasa.
(Ben)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado