MANADO,Manadonews.co.id-.Kakek 83 Tahun akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dengan kondisi tidak bernyawa di Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (16/10) pada pukul 04.50 wita.
Sebelumnya, Kantor SAR Manado menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia, yakni orang hilang di kebun.
Menurut informasi, korban bernama lengkap Fentje Angkow (83) berdomisili di kelurahan Tumatangtang, kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon.
Dan pada pukul 05.15 wita tim rescue SAR Manado berangkat ke lokasi pencarian.
Diketahui kronologis kejadian bahwa pada hari senin (14/10) sekitar pukul 09.00 pagi korban meninggalkan rumah.
Dengan ciri-ciri terakhir korban mengenakan kaos berkerah warna biru dongker dan celana pendek. Diyakini korban menghilang di perkebunan Toulangkouw sebab ditemukannya jejak sepasang sendal dan 2 buah kelapa yang diduga milik korban. Setelah tiba di lokasi tim SAR melakukan koordinasi dengan kepala desa, keluarga korban, dan potensi SAR yang ada. Selanjutnya Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian.
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian walau sempat menemui cuaca hujan, namun tidak menjadi kendala tim untuk melakukan pencarian.
Hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ke 8 menghilang (22/10) pada pukul 10.00 wita, dengan kondisi meninggal dunia.
Korban langsung dievakuasi dan diserahkan ke keluarga korban. Kepala Kantor SAR Manado Gede Darmada mengucapkan terima kasih.
“Kami dari Basarnas Manado mengucapkan Terima kasih kepada seluruh unsur yang turut terlibat bersama dalam pencarian bapak Fentje hingga bisa ditemukan walau dalam kondisi terburuk, yaitu meninggal dunia. Kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya, usaha dan bantuan para potensi, pemerintah dan masyarakat setempat, serta keluarga korban,” pungkas Gede Darmada.
(Ben)












