Suasana Haru Saat Pemakaman Pendeta Alexander Pangkey

  • Whatsapp

TONDANO,Manadonews.co.id-.Suasana haru dan isak tangis menyelimuti keluarga maupun pelayat saat jenazah Alexander Weru Pangkey, Sth dimakamkan di Desa Sasaran Tondano Kabupaten Minahasa, Rabu (23/10/2019) sore.

Nampak, seluruh kerabat, guru serta siswa juga ikut dalam ibadah pelepasan bagi sosok Guru Agama Kristen Ichthus Mapanget Barat Manado ini.

Bacaan Lainnya

Usai ibadah pelepasan, jenazah almarhum  langsung dibawa ambulance ke pekuburan umum desa tersebut.

Sementara itu, istri almarhum Silvia Walalangi mengatakan, almarhum semasa hidupnya adalah orang baik, penyayang serta tak punya musuh. Dirinya meminta pelaku dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya berharap agar pelaku F-L dihukum sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Silvia.

Peristiwa penganiayaan dengan barang tajam ini terjadi pada hari senin ( 21/10/2019). Dimana pelaku F-L (16), yang tak lain adalah siswa jurusan Pertanian di SMK tersebut tak terima ditegur oleh almarhum karena merokok didepan kelas.

Baca Juga:  Wabup Petra Rembang Melayat Ibu Mertua Kadis Perkim di Kumelembuai

Selanjutnya, F-L yang sudah dalam keadaan mabuk pulang ke rumah dan mengambil sebilah pisau badik dan kemudian mencegat gurunya didepan sekolah. Kemudian langsung menusuk korban secara membabi buta.

Korban yang sempat dirawat beberapa jam diruang IGD RSUP Kandou Manado dan  akhirnya meninggal dunia pada senin malam.
(Ben)
 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *