Mikha Nabi Pedesaan tapi Pemberani, Ini Khotbah Pendeta Welly Pudihang

Ibadah dihadiri ratusan jemaat

Tombulu, Manadonews.co.id – Ibadah Minggu, 1 Desember 2019, GMIM Alfa Omega Rumengkor, dipimpin Pdt. Welly Pudihang, STh.

Pembacaan alkitab, Mikha 4: 6-14, Penyelamatan puteri Sion.

Diceritakan Pendeta Welly Pudihang bahwa nabi Mikha tampil melayani bersamaan dengan nabi Yesaya.

“Nabi Mikha adalah nabi pedesaan, namun berani melawan kebejatan moral pemimpin-pemimpin politik dan rohani,” jelas Pendeta Pudihang.

Padahal, menurut Pendeta Welly Pudihang, ketika itu orang yang berani mengktitik penguasa berpotensi dihukum mati.

“Namun nabi Mikha tidak takut karena berkeyakinan dia memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” tukas Pendeta Pudihang.

Mikha menyaksikan keserakahan sehingga rakyat Yehuda menderita dan sengsara. Kepemimpinan fasis, pedagang pedagang tidak jujur, hakim hakim tidak adil dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

“Dapat dibayangkan keadaan sosial masyarakat yang dipimpin pemimpin bermental bobrok,” terang Pendeta Pudihang.

Ketika itu, nabi Mikha berkeluh kepada Tuhan dikarenakan orang saleh sudah hilang dari negri. Demikian pula yang terjadi di Indonesia pada 1998.

“Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) menjadi pemicu gerakan reformasi untuk mengubah sendi-sendi kehidupan manusia,” jelas Pendeta Pudihang.

Meskipun gerakan reformasi sudah 21 tahun lalu, namun ketidakadikan masih berlaku. Korupsi masih dilakukan banyak pejabat.

Keberpihakan pemerintah kepada petani masih rendah. Demikian potret kehidupan yang dirasakan.

“Kepada siapakah kita bermohon? Bergantung maka Tuhan akan memberikan berkat,” tutur Pendeta Pudihang.

Lanjut Pendeta Pudihang, konsep pelayanan gereja adalah pembangunan, pendidikan, diakonia dan pelayanan umum.

Gereja harus berdiri tegak, bersaksi dan melindungi rakyat kecil yang termaginalkan.

“Jabatan dan kekuasaan digunakan untuk melindungi rakyat kecil, itulah fungsi gereja,” tegas Pendeta Pudihang.

Gereja menyontohi nabi Mikha yang memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan.

“Pertanyaan: apa yang bisa dilakukan jemaat yang berkelebihan bagi jemaat yang berkekurangan di minggu minggu advent 2020 ini?” pungkas Pendeta Pudihang.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  SWM Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance untuk Puskesmas Beo Utara