Selain Pusat Baca, Perpustakaan Sulut akan Dijadikan Tempat Rekreasi dan Bisnis



Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara lewat Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah terus berinovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama generasi muda melalui program terbaru Aplikasi Perpustakaan Digital.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Ir. Jani Lukas mengatakan program ODSK Digital Library adalah hasil kerjasama dengan PT Wodo Aksara Maya Jakarta, selaku penyedia jasa perpustakaan digital.

“Berharap kehadiran perpustakaan digital dapat mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Jani Lukas kepada wartawan Manadonews.co.id, Jumat (13/12/2019).

Ke depan, lanjut Jani Lukas, perpustakaan dituntut harus lebih memonjol lagi dan memerankan fungsi secara maksimal sebagai layanan pustaka, pusat baca dan rekreasi dalam memanfaatkan waktu luang.

“Perhatian besar bapak Gubernur dan Wakil Gubernur dengan merenovasi gedung layanan perpustakaan yang dilengkapi perpustakaan digital,” tukas Jani Lukas.

Diharapkan perpustakaan menjdi tempat mendapat informasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Di perpustakaan dapat dilaksanakan berbagai kegiatan pertemuan, pelatihan menjahit, memasak untuk kesejahteraan masyarakat, berintegrasi dengan bisnis waralaba seperti kentucky dan starbug,” kata Jani Lukas.

Erick Rangga mewakili PT. Wodo Aksara Maya, menjelaskan sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017, perpustakaan menjadi tempat rekreasi.

“Membanggakan karena Sulut adalah provinsi pertama di Sulawesi yang punya perpustakaan digital. Diharapkan kehadiran perpustakaan digital di Sulut dapat menaikkan peringkat Indonesia yang ada di urutan terbawah minat baca,” terang Erick Rangga.

Diketahui, masyarakat Sulut yang ingin manfaatkan perpustakaan digital, harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) terlebih dahulu dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu identitas lainnya.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  Undang Undang Baru Akomodasi Karya Digital