Penggunaan ADD dan DD Tumaluntung Satu Dilaksanakan Tepat Sasaran Untuk Kemajuan Desa

MINSEL, MANADONEWS – Penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2019 di Desa Tumaluntung Satu Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan telah memberikan manfaat besar terhadap masyarakat. Karena pemanfaatannya tepat sasaran dan dilakukan untuk kemajuan pembangunan Desa.

Hukum Tua Desa Tumaluntung Satu, Arther Mokalu menyampaikan, kegiatan DD dan ADD yang dilaksanakan Tahun 2019 adalah pembanggunan yang sangat di prioritaskan di Desa, yang telah di usulkan oleh masyarakat pada saat Musyawarah Desa (Musdes).

“Kegiatan DD dan ADD tahun ini di Desa Tumaluntung Satu berjalan baik. Penggunaan DD dan ADD sangat membantu dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Mokalu.

Hukum Tua mengatakan selaku pemerintah desa dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) telah menggunakan anggaran ini dengan sebaik-baik nya, sesuai kebutuhan masyarakat di desa Tumaluntung Satu.

Perlu diketahui untuk tahun 2019 total anggaran yang dikelola oleh pemdes Tumaluntung Satu sebesar Rp 1.190.101.000. Anggaran sebesar itu, direalisasikan dalam sejumlah program prioritas, yakni bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, bidang pembinaan masyarakat, bidang pemberdayaan kemasyarakatan.

Baca Juga:  CEP Cup Berlangsung Meriah, AXM Tampil Sebagai Juara

“Untuk penyelenggaraan pemerintahan desa kita mengalokasikan anggaran Rp 342.621.300.000, realisasinya mencapai Rp 314.181.766. Sementara untuk bidang pelaksanaan pembangunan desa anggarannya Rp 960.471.200 realisasinya Rp 887. 213. 200. Sedangkan bidang pembinaan kemasyarakatan Rp 42.897.100 realisasinya Rp37.897.000 dan yang terakhir kami menganggarkan untuk pemberdayaan kemasyarakatan sebesar Rp 95.516.500.- realisanya Rp 95.516.500,” rinci Mokalu.

Sementara itu, untuk sisa anggaran tahun 2019 (SILPA) dari total penggunaan dandes Tumaluntung Satu sebesar Rp 105.745.892. Anggaran tersebut terimpan di kas keuangan desa.

Dia menambahkan bahwa pembangunan fisik yang ada di desa ini menggunakan tenaga kerja dari dalam desa.

“Dalam setiap kegiatan kami selalu melibatkan warga setempat. Baik dalam pekerjaan fisik maupun saat kegiatan pemberdayaan. Hal ini diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat yang tidak mampu dan mengurangi pengangguran, serta kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan harapan masyarakat,” tutur Mokalu

Selain itu Mokalu menjelaskan bahwa pemanfaatan ADD dan DD ini dilakukan secara transparan. Dan dia berharap masyarakat bersama-sama mengawasi penggunaan anggaran tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Tatong Bara Kembali Resmikan Program P3MD di Kopandakan Satu

(DArK)