Korban Ketiga Banjir Bandang Desa Lebo Ditemukan

SANGIHE,Manadonews.co.id-.Pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Lebo, kecamatan Manganitu hari ke 3 terus di lanjutkan kembali mengingat masih ada 1 korban jiwa yang belum di temukan.

Pencarian di fokuskan dekat dengan rumah korban, di lakukan dengan menggunakan alat berat dan manual mengingat di lokasi kejadian masih banyak tumpukan tumpukan bahan material, minggu (5/1/2020).

Tim sar gabungan yang mencari korban Siren Ontak (40), akhirnya menemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Korban di temukan tidak jauh dari lokasi rumahnya yang terbawa matrial banjir bandang dan tanah longsor, saat ini tim SAR gabungan masih di siagakan di lokasi mengingat intensitas hujan ringan ataupun sedang masih terus turun di lokasi.

Kepala kantor Basarnas Manado Gede Darmada mengucapkan terimakasih kepada seluruh Tim SAR gabungan yang sudah membantu Basarnas sehinga korban ketiga atas nama Siran Ontak akhirnya di temukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Tim kami masih disiagakan apabila terjadi banjir bandang dan tanah longsor susulan seluruh tim SAR gabungan bisa bergerak cepat apabila ada korban jiwa,” jelasnya.

Baca Juga:  Basarnas Manado Ikut Pengamanan di Pantai Boboca

Di Wilayah Sulawesi Utara Intensitas hujan baik ringan, sedang dan lebat masih terjadi di beberapa wilayah, di harapkan seluruh masyarakat yang tinggal di perbukitan atau dekat dengan Sungai harap di tingkatkan kewaspadaannya, Basarnas Manado selalu siap siaga 24 jam apabila ada yang membahayakan jiwa manusia silahkan Hubungi 115 (free).

Basarnas Manado selaku instansi pemerintahan yang menangani langsung dengan kebencanaan dan musibah yang membahayakan jiwa manusia di tuntut berperan aktif memberikan pertolongan apabila terjadi bencana ataupun musibah yang membahayakan jiwa manusia.
(Ben)