Ada Tiang di Badan Jalan, Ini Kondisi Terkini Pelebaran Jalan Maengket Bumi Nyiur

Bagian depan masuk dari ringroad sudah dilebarkan beberapa tahun lalu

Manado – Pemerintah kota (Pemkot) Manado terus memaksimalkan pembangunan infrastruktur publik terutama jalan dan drainase.

Namun fakta di lapangan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase selalu berbenturan dengan kepentingan perusahaan plat merah lainnya seperti PT PLN, PDAM dan perusahaan telekomunikasi.

Anggota DPRD Kota Manado, Jean Sumilat, mengatakan diperlukan komunikasi dan sinergitas baik antar instansi pemerintah.

Jalan sudah hotmix namun masih dilakukan pembangunan perbaikan sebagian drainase

“Misalnya, baru saja selesai pengaspalan jalan sudah dibongkar untuk pemasangan instalasi air, kabel optik untuk telekomunikasi dan lainnya,” ujar Jean Sumilat kepada wartawan Manadonews.co.id, Jumat (10/1/2020).

Cara kerja demikian, lanjut srikandi PDI Perjuangan ini, tidak efektif dan membuang uang rakyat.

“Seperti gali lubang tutup lubang, artinya kerja rugi. Setiap pembangunan ruas jalan pemerintah melalui instansi terkait seperti Dinas PUPR harus berkoordinasi dengan PLN, PDAM, Telkom dan lainnya,” tukas Jean Sumilat.

Pelaksana proyek di hadapkan pada masalah beberapa tiang listrik belum dipindahkan pihak PLN masih berada di badan jalan

Jean Sumilat menyontohkan proyek pelebaran jalan dan pembangunan drainase di Jalan Maengket, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, jalan selesai hotmix namun tiang listrik masih berdiri di badan jalan.

“Setahu saya, proyek pelebaran jalan sudah lama direncanakan karena sebagian jalan masuk dari ringroad sudah lama dilebarkan. Artinya cukup waktu bagi Dinas PUPR mengomunikasikan dengan pihak PLN agar memindahkan tiang listrik sebelum pembangunan pelebaran jalan,” tukas Jean Sumilat.

Sehingga, dia berharap pembangunan infrastruktur publik berdasarkan asas manfaat bukan orientasi proyek.

Baca Juga:  Festival Food Hadirkan Dabu-dabu Malalayang Satu Timur
Pohon tepi jalan ditebang

“Ada banyak pembangunan infrastuktur terkesan hanya berorientasi proyek untuk realisasi anggaran,” pungkas Sumilat.

Wartawan Manadonews belum berhasil mengonfirnasi pejabat Dinas PUPR Kota Manado ketika menyambangi kantor dinas PUPR yang berdekatan dengan lokasi proyek.

“Mereka sementara rapat,” tukas seorang staf di pintu masuk kantor dinas, Kamis (9/1/2020) siang, pukul 13.05 Wita.

(YerryPalohoon)

Lubang kontrol drainase masih di badan jalan (foto-foto di atas diambil pada Kamis, 9 Januari 2020 siang)