DPRD Tomohon Bahas Pelayanan Kesehatan dengan Instansi Terkait

TOMOHON, MANADONEWS –
Komisi 3 DPRD Kota Tomohon rapat kerja Dinas Kesehatan dan RSUD Anugerah, Selasa (14/1) di Kantor DPRD.

Adapun masalah yang dibahas, terkait memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tomohon Ir Micky JL Wenur MAP menjelaskan, rapat tersebut berkaitan dengan tindak lanjut dari konsultasi di Kantor BPJS pusat baru-baru ini.

“Ada beberapa hal yang dipandang perlu ditindaklanjuti,” ujar Wenur, kepada wartawan usai rapat.

Dia menuturkan, jumlah peserta BPJS yang tercover di Kota Tomohon di tahun 2019 sebanyak 25.300 akan bertambah di tahun ini.

“Nantinya di tahun 2020 akan bertambah 1700. Informasi awal, katanya akan ada penurunan, ternyata tidak. Tapi akan dikonfirmasi dikonfirmasi lagi dengan BPJS Tondano,”

“Ada yang turun kelas, dari kelas satu dan dua. Indikasi kelas tiga bertambah. Untuk itu harus diantisipasi, maka tahun 2020 RSUD Anugerah akan ditambah ranjang pasien,” bebernya.

Wenur menjelaskan, pihaknya bersama eksekutif terus berusaha menggenjot agar BPJS di Kota Tomohon mencapai universal. “Target kami, Tomohon capai universal BPJS,” tuturnya.

Masalah lain yang dibahas, kata dia, menyangkut masalah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mulai mewabah.

“Kita antisipasi, jangan sampai terjadi kejadian luar biasa (KLB) di Kota Tomohon. Jadi dalam rapat, kami meminta Dinas Kesehatan terus mensosialisasikan tentang perkembangan nyamuk penyebab DBD,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar Tomohon ini juga meminta peran dari aparat kelurahan, dalam hal ini lurah.

“Nanti juga kedepan kita akan disampaikan pimpinan dewan untuk supaya ada lintas komisi meminta menyampaikan hal-hal seperti ini di setiap acara suka maupun duka,” tandasnya.

(Youngky)

Baca Juga:  Jokowi Tandatangani PP tentang Ormas