Wenur: Gunung Maria dan Bethesda Aset Tomohon

TOMOHON, MANADONEWS –
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon mengagendakan memanggil hearing Rumah Sakit Gunung Maria.

Hal ini terkait pemutusan kerja sama antara pihak BPJS dan Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon sejak 1 Januari.

“Rabu 15 Januari kita akan hearing dengan RS Gunung Maria,” kata Ketua Komisi 3 DPRD Tomohon, Ir Micky JL Wenur MAP saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/1).

Kepada wartawan, Wenur mengaku belum bisa berkomentar lebih. Meski begitu, dia menjelaskan pihaknya akan terus berupaya mencarikan jalan terbaik terkait permasalahan tersebut.

“Gunung Maria dan Bethesda itu aset Kota Tomohon. Dan kita berkewajiban menjaga aset daerah kita,” ujarnya.

Menurutnya, imbas dari masalah ini akan berdampak pada pelayanan kesehatan di RS Bethesda. Diakibatkan melonjaknya pasien. Maka akan menyebabkan aset Kota Tomohon terancam.

“Mereka sangat berperan sekali, sehingga Kota Tomohon boleh seperti sekarang ini. Itu tidak bisa kita abaikan,” ungkapnya.

Atas permasalahan ini, mantan ketua DPRD Tomohon tersebut menganggap sebagai sebuah pelajaran yang berharga.

“Kami juga sudah mewanti-wanti kepada Dinas Kesehatan, walaupun RS Gunung Maria dan Bethesda milik swasta, namun pemerintah berkewajiban untuk memberi pembinaan,”

“Dalam tanggung jawab pemerintah supaya pelayanan kepada masyarakat maksimal mereka harus diberikan pembinaan. Agar pelayanan sesuai undang-undang, sesuai dengan aturan yang berlaku dan standar umumnya tercapai,” tandasnya.

Diketahui, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tak lagi memperpanjang kerja samanya dengan Rumah Sakit (RS) Gunung Maria Tomohon di 2020.

RS Gunung Maria tidak lagi melayani pasien BPJS.

(Youngky)

Baca Juga:  Pemkot Tomohon Sleksi Assessment 34 Pejabat