Pangdam XIII/Merdeka Ingatkan Pelaksanaan Operasi Gaktib TA 2020 Profesional Dan Tidak Arogan

MANADO, MANADONEWS.co.id- Gelar pasukan Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Gabungan Polisi Militer (POM) TNI Tahun 2020 di wilayah Kodam XIII/Merdeka secara resmi dibuka oleh Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang selaku Inspektur Upacara , Jumat (14/2/2020) di lapangan upacara Makodam XIII/Merdeka.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang antara lain mengatakan saat ini TNI dituntut untuk terus meningkatkan profesionalitasnya, dimana salah satu cirinya adalah disiplin yang tinggi.

“Gelar operasi Gaktib ini merupakan salah satu upaya TNI dalam memelihara kedisiplinan yang tinggi di seluruh jajaran TNI.”kata Panglima.
sambil menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi harus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan kepatuhan terhadap norma peraturan dan hukum dapat ditegakkan, baik atas kesadaran individu maupun secara struktural formal.

Untuk itu Panglima TNI berharap dengan operasi ini bisa tercapai budaya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan di lingkungan TNI.

“Sekali lagi saya ingatkan lagi, melalui operasi yang digelar ini, sasarannya adalah tercapainya budaya disiplin dan ketaatan pada aturan di lingkungan TNI yang terus meningkat.”tutur Panglima.

Baca Juga:  Wakil Walikota Buka Pelaksanaan Seleksi CPNSD

Dalam sambutannya pada kesempatan tersebut Panglima TNI memberikan penekanan lima hal penting kepada seluruh prajurit TNI yakni:
Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas.

Kedua, berpegang teguh komitmen netralitas TNI dalam rangka Pilkada Serentak tahun 2020 sehingga pesta demokrasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,

ketiga, sikapi secara cerdas perkembangan lingkungan strategis termasuk paradoks kemajuan teknologi.

Keempat, patuhi aturan hukum yang berlaku dan segala bentuk perintah kedinasan serta hargai pelaksanaan tugas aparat penegak hukum di lapangan dan

Kelima, agar para Komandan Satuan agar memberikan dukungan penuh demi suksesnya penyelenggaraan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi.

“Saya berharap seluruh rangkaian pelaksanaan Gaktib tahun 2020 ini dilaksanakan sesuai perintah dan aturan, profesional dan menghindari sikap arogansi kepada siapapun juga.”tandas Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang sambil menambahkan agar seluruh anggota TNI didaerah ini tetap bersikap netral dan turut mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 mendatang.

Baca Juga:  Target Pengerjaan Bandara Lolak Tahun 2018 Capai 100 Persen

Ditempat yang sama, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang yang diwakili Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Antonius Widodo ketika diwawancarai Manadonews.co.id mengatakan bahwa pada sepanjang tahun anggaran 2019 menurun, dengan rincian data angkatan Laut tidak ada, angkatan Udara satu kasus sementara Darat sebanyak 49 kasus terdiri dari 48 Lalu Lintas dan 1 pelanggaran Disiplin.

Dia menambahkan,pelaksanaan operasi Gaktib ini akan dilaksanakan selama 12 bulan, dalam 1 bulan akan dilaksanakan 10 hari operasi.

“Sesuai harapan dan perintah Komando atas pelaksanaan operasi Gaktib ini kualitas kesadaran dan disiplin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.”tandas Antonius.

Upacara gelar pasukan Opsgaktib dan Yustisi POM tahun 2020 yang dikuti dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polri, Dishub Provinsi Sulut dan Satpol- PP Provinsi Sulut ini, ditandai dengan penyematan tanda Operasi Gaktib dan Yustisi oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang kepada perwakilan prajurit POM TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara.(Regina.TS)