Danlantamal VIII Pimpin Pemusnaan 2,8 Ton Miras Hasil Operasi Bersama

  • Whatsapp

MANADO,MANADONEWS.co.id- Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta,M.Mar.Stud memimpin pemusnaan sebanyak 2,8 tonminuman keras (miras) di Mako Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado, Jumat (21/2/2020).

Adapun miras yang dimusnakan itu terdiri dari jenis cap tikus, serta 6 liter minuman jenis carlo rossi dan 3,9 liter minuman jenis zabana yang ditaksir nilainya sekitar Rp800 juta.
Keseluruhan barang bukti yang dimusnaka itu adalah hasil operasi bersama 2nd Fleet Quick Response (2ndFQR) Lantamal VIII dengan unsur Maritim Sulawesi Utara (Sulut) yang berhasil diamankan dari Pelabuhan Manado dan Bitung.

“Pada prinsipnya saya sangat menghargai kearifan warga Sulut, akan tetapi jika miras khas asal Sulut akan dipasarkan ke luar wilayah Sulut khususnya ke Provinsi Papua itu yang saya tidak setuju” kata Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta kepada wartawan.

Dia mengatakan hingga saat ini modus yang digunakan untuk menyelundupkan miras tersebut dengan cara dikemas dalam jeriken, dan botol air mineral.

Baca Juga:  Tekan Laju Kasus Terkonfirmasi, Kapolsek Manganitu Imbau Warga Taat Prokes.

“Berdasarkan pemeriksaan kepada pemilik barang rencananya miras-miras ini akan dikirim ke Papua, Ternate, dan Kepulauan Talaud menggunakan Kapal KM. Sinabung, KM. Karya Indah, dan KM. Barcelona II,” ujarnya.

Lebih jauh Gig sapaa akrab Lantamal VIII itu, bahwa awalnya barang bukti hasil penangkapan sejak bulan Agustus tahun 2019 sebanyak 1.785 liter miras jenis cap tikus, serta 6 liter minuman jenis carlo rossi dan 3,9 liter minuman jenis zabana.

“Adapun hasil terakhir penangkapan pada kemarin malam dapat lagi 1.100 liter lagi, jadi 2,8 ton,” tegas Lantamal

“Saya berharap agar semua unsur Forkopimda sependapar dan berkomitmen bersama untuk membami upaya penyelundupan miras dari Sulut ke wilayah Papua, baik melalui darat, laut dan udara apapun alasannya.”tandas Danlantamal VIII Manado secara tegas.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan bersama oleh unsur Forkopimda Sulut dan Kota Manado diantaranya perwakilan Gubernur Sulut, pihak Kodam XIII Merdeka, perwakilan Korem 131/Santiago, Kapolresta Manado, Danlanud Sam Ratulangi, perwakilan Kanwil Kemenkumham Sulut, perwakilan Kejati Sulut dan Bea Cukai Manado serta pihak terkait lainnya.(nando)

Baca Juga:  Peringatan Keras Inspektur Sulut Meiki Onibala kepada Para Hukum Tua: Jangan Korupsi Dana Desa!

Pos terkait