Kawangkoan Tuan Rumah Penyusunan Alkitab Pelbagai Bahasa

TONDANO, MANADONEWS.CO.ID – Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dipercayakan sebagai tuan rumah pada pembentukan Alkitab dengan berbagai bahasa.

Kegiatan diprakarsai oleh lembaga Wycliffe Global Alliance yang diselenggarakan lewat edukasi Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM),

Ketua panitia pelaksana kegiatan strategic colaboration meeting wycliffe Global Alliance indonesia area Ir Ronald Sorongan M.Si mengatakan pihaknya sudah membentuk panitia terkait pelaksanaan rapat yang rencananya akan dihadiri sekitar 30-an delegasi se- Asia pacific dan seluruh Sinode Gereja Kristen se- Indonesia yang rencananya berlangsung tangal 3 hingga 5 Maret 2020.

“Rapat akan membahas terkait ragam bahasa Alkitab yang ada di dunia termasuk bahasa bahasa daerah yang ada di Indonesia termasuk di dalamnya Sulut,” kata Sorongan yang juga Pjs. Sekdakab Minahasa itu, jumat (21/2) di GMIM Sion Kawangkoan.

Lanjutnya, Intinya,rapat ini membahas terkait penyusunan alkitab dalam bahasa daerah masing masing lewat wycliffe global aliance Sebagai penerjemah alkitab di seluruh dunia.

“Saya berharap dengan kegiatan ini bisa membangkitkan api injil dan misionaris sehingga kebutuhan Alkitab dengan berbagai bahasa boleh lebih luas lagi di Indonesia bukan hanya bahasa Inggris namun bahasa suku wilayah masing-masing daerah.

Baca Juga:  Tumbelaka : Pengadaan Buku Paud Jangan Ada Intervensi

Diketahui Wycliffe Global Alliance adalah sebuah aliansi organisasi-organisasi yang bersatu dalam keinginan untuk melihat adanya terjemahan Alkitab dalam setiap kelompok pengguna bahasa yang membutuhkannya.

Aliansi ini didirikan pada tahun 1942 oleh William Cameron Townsend dan awalnya dikenal sebagai Camp Wycliffe. Organisasi ini dinamai dari John Wycliffe, orang pertama yang bertanggung jawab dalam penerjemahan lengkap Alkitab bahasa Inggris Pertengahan (Middle English).

Kemudian pada tahun 1942 Camp Wycliffe menjadi Wycliffe Bible Translators. Sampai tahun 1991, Wycliffe merupakan satu organisasi tunggal dengan berbagai divisi di berbagai negara.

Selanjutnya dilakukan restrukturisasi sehingga organisasi Wycliffe di setiap negara menjadi independen penuh, sedangkan Wycliffe International menjadi suatu asosiasi dari banyak organisasi.

Dalam bulan Februari 2011, Wycliffe International mengganti nama menjadi Wycliffe Global Alliance, dengan kantor pusat di Singapura.

Ada lebih dari 100 organisasi anggota Wycliffe dari 60 lebih negara. Hingga November 2012, terjemahan Alkitab, berupa bagian-bagian tertentu, atau seluruh Perjanjian Baru, atau seluruh Alkitab telah tersediai dalam lebih dari 2.800 dari 6.877 semua bahasa yang tercatat ada di dunia.

Baca Juga:  Bupati Minahasa dan Ketua TP PKK Ibadah Paskah di Pantai Parentek

Yunita Rotikan