Wakili Gubernur Pada Rakor SIMAN, Kadiskominfo Sulut Minta Stop HOAX Perpecahan

MANADO,MANADONEWS.co.id Bertempat di Hotel Aryaduta Manado Kemenkominfo RI Gelar Rapat Koordinasi SIMAN (Sinergi Media Sosial Aparatur Negara) dan Bimbingan Teknis Peningkatan Pengelola Media Wilayah Timur Indonesia (WIT) Jumat (28/02/2020).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kemkominfo) Prof. Dr. Widodo Muktiyo, SE. M.Com pada kesempatan ini mengajak aparatur negara dan masyarakat penggunan Media Sosial atau Netizen agar menggunakan Medsos secara baik dan benar.

Menurut Widodo Muktiyo, Aparatur Negara yang mengelola media (Humas) di setiap lembaga baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota, TNI/Polri, instansi vertikal di daerah, ataupun personil yang mengelola media baik di BUMN maupun lembaga swasta, menampilkan informasi secara benar melalui website maupun Medsos terkait program pemerintah ataupun informasi lembaga terkait yang dapat memberikan kecerdasan dan pencerahan kepada masyarakat luas.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa kuatnya pengaruh Media Sosial atau Medsos saat ini di masyarakat kita, baik melalui facebook, twitter, Whatsapp, ataupun fitur lainnya yang ada di Medsos. Malahan, tidak jarang kita menemukan konten berbau negatif bahkan hoaks. Nah bagaimana kita menyikapi dan melawan informasi negatif dan hoaks yang menyerang pemerintah?,” ungkap Widodo Muktiyo.

Baca Juga:  Kompetisi Sepeda Gunung JFE 2018 bakal meriahkan TIFF

Padahal, tambah dia, bila konten yang ditampilkan bersifat positif dan membangun, tentunya dampak positifnya, akan bermanfaat baik terhadap masyarakat luas dan untuk pembangunan bangsa dan masyarakat di daerah.

Menurut Muktiyo pelaksanaan kegiatan ini, akan membantu Aparatur Negara dan peserta lain untuk saling berdiskusi, saling bertukar informasi, saling belajar bahkan saling berbagi pengalaman, sehingga bidang media komunikasi yang dikelola di setiap instansi dan lembaga masing-masing dapat menjadi sumber informasi yang benar, yang bisa diakses oleh publik dan disenangi, bahkan menjadi konsumsi yang menyehatkan bagi masyarakat luas.

“Kita ketahui, berbagai informasi sekarang ini sangat terbuka, siapa saja bisa mengaksesnya melalui situs website pun Medsos. Maka kita membutuhkan kedewasaan dalam menyampaikan informasi melalui bahasa yang lebih baik dan mudah dipahami masyarakat, sehingga kita harus membangun literasi media yang sehat, literasi media sosial yang sehat dan hal inilah yang menjadi tugas kita semuanya,” tutup Widodo Muktiyo.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulut Christian Talumepa SH dalam sambutan mengapresiasi kegiatan yang digelar Kemkominfo RI ini.

Baca Juga:  Walikota Dan jajaran Melayat di Rumduk Orang Tua Staf Ahli Pemkot Tomohon

Diapun berharap agar para peserta dalam rapat koordinasi SIMAN dan bimbingan teknis ini, dapat memberikan fokus perhatian penuh terhadap setiap substansi yang akan disampaikan oleh para Narasumber serta proaktif dalam komunikasi untuk saling melemparkan tanya jawab, bahkan sharing ide dan informasi guna kemajuan bersama.

Apalagi, tahun 2020 ini adalah tahun politik, dimana pada tanggal 23 September mendatang akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Maka saya mengimbau untuk tidak menebar informasi Hoaks dan mengandung unsur Sara atau melecehkan kelompok tertentu.”ujarnya.

Selain itu kata Talumepa, tidak memberikan informasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Akan tetapi tetap menabur kebaikan, menabur hal-hal positif, yang senantiasa mampu menjaga kondusifitas keamanan, menjaga keindahan, dan memelihara harmonisasi kerukunan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam berdemokrasi.

Adapun para peserta berasal dari sejumlah Provinsi di Indonesia Timur seperti Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi, termasuk Provinsi Sulut, Kabupaten dan Kota, TNI/Polri, BUMN dan lembaga swasta lainnya.
(Nando)

Baca Juga:  Yasti Canangkan BBGRM ke-15