Catatan Syarifudin Saafa (III): Pengangguran Terbuka di Manado masih Tinggi

Aktivitas berdagang di pusat kota Pasar 45 Manado (foto beberapa waktu lalu)


Manado – 14 Juli 2020 mendatang Kota Manado akan genap berusia 397 tahun. Dua bulan 9 hari setelahnya akan dilaksanakan pemilihan pasangan Walikota dan Wakil Walikota masa kepemimpinan 5 tahun ke depan bersamaan Pilkada serentak 7 daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Utara.

Anggota DPRD Kota Manado, Syarifudin Saafa, mencatat 6 (enam) permasalahan dasar di Kota Manado perlu segera diatasi oleh pemimpin Manado yang baru nanti.

Pengangguran menjadi salah-satu dari 6 permasalahan mendasar di Kota Manado yang perlu dicarikan solusi. Pengangguran terbuka terbilang tinggi.

“Pengangguran terbuka sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019 mencapai 10,69 persen, pengangguran tertutup pasti lebih banyak,” jelas Syarifudin Saafa kepada wartawan Manadonews.co.id, Kamis (19/3/2020).

Lanjut Saafa, tantangan ke depan melalui berbagai program dan kebijakan pemerintah dapat mengatasi masalah ini. Perlu penguatan sektor informal.

2019 ada 122 ribu wisatawan mancanegara masuk Manado, tapi efek dan dampak pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan masih kecil.

“Pemerintah harus kreatif membuka ruang melalui kebijakan kepada pelaku UMKM menyiapkan produk bagi wisatawan yang menonjolkan kearifan lokal daerah Sulawesi Utara utamanya Kota Manado,” tandas legislator sudah 3 periode duduk di kursi dewan kota yang didorong masyarakat bertarung pada suksesi Kota Manado mendatang.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  Karate Open Tournament Kajati Cup 2019 Siap Dihelat di Tomohon