Camping jadi Modus Warga untuk Berkumpul

Program Physical Distancing ampuh jadikan jalanan desa sepi


Manado – Pemerintah terus menggalakan program Physical Distancing (sebelumnya disebut Social Distancing) sebagai langkah antisipasi untuk menghambat penyebaran wabah pandemi virus Corona Covid 19.

Di tengah gencarnya imbauan pemerintah agar masyarakat menjauhi kerumunan dan tetap tinggal di rumah, namun tak mengurungkan niat sejumlah kelompok warga untuk berkumpul.

Camping atau berkumpul di alam terbuka dengan cara berkemah menggunakan tenda hingga bermalam di pondokan menjadi modus baru sebagian masyarakat Minahasa untuk berkumpul seperti diakui beberapa warga.

“Iya benar, ketika keluar imbauan dilarang berkumpul justru banyak warga desa camping di kebun bahkan bermalam gunakan tenda atau sabua (pondokan di kebun),” ujar Poppy, warga Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, kepada wartawan Manadonews.co.id, Senin (6/4/2020).

Tidak kantoran dan libur sekolah, menurut Poppy, menjadi alasan utama warga melaksanakan kegiatan camping untuk melepas kejenuhan.

“Bahkan saat camping sering juga mengundang keluarga dari luar kampung misalnya dari Manado datang kumpul di kebun,” tukas ibu rumah tangga (IRT) yang tak mau namanya dipublish lengkap.

Baca Juga:  Fokus Proses Pembebasan Lahan, Waduk Kuwil Ditargetkan Rampung 2019

Mengingat kegiatan kumpul-kumpul modus camping ini berpotensi menjadi sarana penyebaran virus Corona Covid 19, Poppy berharap sikap tegas dari pemerintah termasuk aparat kepolisian.

“Kumpul lima enam orang saja dibubarkan polisi, apalagi camping kumpul hingga puluhan orang,” pungkas dia.

Sementara, anggota DPRD Sulut, Ir. Julius Jems Tuuk, mengajak masyarakat menyukseskan program Physical Distancing yang digagas pemerintah.

“Masyarakat adalah subjek dari program ini sehingga dibutuhkan kesadaran kita bersama. Tetap tinggal di rumah, jaga jarak, jauhi kerumunan dan selalu cuci tangan pakai sabun adalah kunci menghentikan penyebaran Covid 19,” tandas legislator Sulut terbaik periode 2014-2019 ini.

(YerryPalohoon)