Rayakan Paskah 2020, Adriana Dondokambey Imbau Anggota WKI GMIM Dukung Pemerintah Perangi Covid-19

SULUT, MANADONEWS.co.id- Hari Paskah merupakan perayaan kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian yang dirayakan oleh umat kristiani di seluruh dunia.
Hari raya paskah dirayakan di hari minggu, atau tiga hari setelah Jumat Agung. Tahun ini, Jumat Agung jatuh pada 10 April dan Paskah Jatuh pada Minggu 12 April 2020.

“Perayaan Paskah tahun 2020 ini diwarnai sesuatu kondisi yang tidak biasa terjadi selama ini, namun dengan Iman kita meyakini bahwa Kebangkitan Yesus Kristus adalah satu bukti kekuasaan Tuhan atas alam ini.”ujar Ketua Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM Dra. Adriana Charlotte Dondokambey,M.Si kepada media ini, Sabtu (11/4/2020).

Menurut Adriana, Tahun ini, kita merayakan Paskah dalam konteks yang menantang di tengah situasi yang menyakitkan. Pandemi COVID-19, yang telah mempengaruhi seluruh dunia, juga akan memengaruhi cara merayakan Paskah. Untuk melindungi hidup kita sendiri dan orang lain, kita tidak bisa memenuhi jalan-jalan dengan pawai, gereja juga tidak akan bergemuruh dengan nyanyian dan liturgi, mengungkapkan dan berbagi sukacita Paskah kita satu sama lain.

Baca Juga:  Wawali SAS Hadiri Perayaan Paskah Kevikepan Tomohon

Berangkat dari kondis diatas dan sesuai edaran Kementrian Agama RI melalui Dirjen Bimas Kristen, maka BPMS GMIM juga telah menginstruksikan agar seluruh kegiatan ibadah hanya dilaksanakan dirumah masing-masing termasuk ibadah Jumat Agung dan Paskah 2020 ini.

“Ditengah suka cita iman merayakan Kebangkitan Kristus, saat ini, sebagian umat kita mengalami ketakutan dan ketidakpastian, serta trauma, perpisahan, isolasi, kehilangan anggota atau bahkan kematian dalam keluarga mereka atau dalam komunitas gereja mereka, termasuk jemaat GMIM diberbagai tempat.”katanya.

Untuk itu ujar Adriana, terlepas dari situasi yang traumatis dan menyakitkan ini, pesan Paskah tetap menjadi sukacita dan harapan yang menggembirakan. Dimana dalam
Pengalaman pertama para murid dengan Tuhan Yang Bangkit terjadi dalam keadaan yang serupa. Karena takut dan untuk melindungi hidup mereka, para murid Yesus berkumpul di sebuah ruangan, di balik pintu tertutup. Dan di sana Kristus Yang Bangkit datang di antara mereka, membawa damai sejahtera.

” Paskah adalah pengingat dan dorongan bahwa Allah dalam Kristus terus mencintai dan memelihara seluruh dunia, mengatasi kematian dengan kehidupan, menaklukkan ketakutan dan ketidakpastian dengan harapan.”ujar Adriana.

Baca Juga:  Olly Harap Semua Proses Pemilihan Calon BPMS GMIM Berjalan Lancar

Lebih jauh Adriana menuturkan bahwa selama berabad-abad, salam Paskah “Kristus sudah bangkit!” selalu memberi orang Kristen kekuatan dan keberanian untuk menghadapi kematian, kehancuran, penindasan, perbudakan, ketakutan, keraguan, dan ketidakpastian.

Adriana menambahkan kalau saat umat Kristen termasuk anggota Wanita kaum Ibu Se-Sinode GMIM juga dihadapkan dengan tantangan COVID-19, namun saya meyakinkan kita semua bahwa pada hari-hari ini dipersatukan dalam doa dan dalam menegaskan bersama iman dan harapan kita bersama dalam Tuhan Yang Bangkit.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.” (Yohanes 3: 16-17).Selamat merayakan Paskah 2020 bagi seluruh anggota Wanita Kaum Ibu Se-Sinode GMIM.”tandas anggota DPR RI itu sambil mengajak kaum Wanita GMIM dilingkungan keluarga, jemaat dan masyarakat luas untuk mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi dampak Covid-19 yang kini juga melanda sejumlah Kabupaten/Kota di Sulut.(nando)

Baca Juga:  Pria Advent,Bakti Wanita Advent dan Pemuda Advent Peduli Korban Banjir

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
13 votes

This will close in 10 seconds