Pejabat Pemprov dan Kokab Bisa Jadi Ramaikan Seleksi Sekda Mitra

MITRA, ManadoNews.co.id – tercatat sebanyak tujuh pejabat resmi mendaftarkan diri ke pihak panitia seleksi, pasca pengumuman seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), 22 April 2020 lalu.

Ketujuh pejabat yang mendaftar, semua merupakan pejabat di lingkungan Pemkab Mitra. Mereka adalah Kepala Inspektorat sekaligus Plt Sekda David Lalandos AP, MM, Asisten I Drs Jani Rolos, Kadis Arsip Drs Very Uway, Kadisparbud Dra Sarjte Taogan, Sekwan Drs Boyke Akay, Kadispora Djelly Waruis S.Pt, MM, serta Kaban Kesbangpol Dra Feibe Punuindoong SH.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mitra Dra Marie Makalow, kepada media ini mengatakan, tidak menutup kemungkinan peserta seleksi jabatan Sekda bertambah.

“Kemungkinan bertambah itu pasti. Apalagi waktu pendaftaran masih cukup panjang yakni hingga 14 Mei 2020 mendatang,” jelas Makalow, Kamis (07/05/2020).

Ditanya soal adanya pejabat dari luar Mitra yang bakal ikut meramaikan kontestasi paling bergengsi dalam jabatan birokrat ini, menurut Makalow semua itu bisa saja terjadi.

Baca Juga:  Diskominfo Kotamobagu Mensosialisasikan Aplikasi Smart School Kepada Guru SD dan SMP

“Sesuai aturan siapa saja pejabat asal memenuhi kriteria diberikam kesempatan. Apalagi Pemkab melalui panitia seleksi menyampaikan pemberitahuan kepada gubernur, bupati dan walikota se-Sulut perihal seleksi terbuka jabatan Sekda Mitra,” ungkapnya.

Lebih lanjut Makalow menjelaskan, proses pendaftaran seleksi terbuka jabatan Sekda Mitra dilakukan secara online. Artinya peserta mengirimkan surat lamaran bersama seluruh kelengkapan dokumen persyaratan melalui email, selanjutnya dokumen dalam bentuk hardc copy dimasukan ke sekretariat panitia yang berlokasi di kantor BKPSDM Mitra untuk dilalukan verifikasi.

Disinggung soal adanya informasi bahwa peserta seleksi tidak secara langsung mendaftar melainkan diundang pihak BKPSDM, Makalow langsung membantahnya.

“Semua dilalukan sesuai aturan dan tidak ada yang diundang khusus. Tujuh pejabat yang saat ini ikut seleksi sudah melalui tahapan pendaftaran,” tegas Makalow sembari menjamin kualitas proses seleksi jabatan Sekda dilakukan sesuai aturan.

(gerimokobimbing)