BMCI Sumbang Paket 100 Sembako di Kota Tomohon

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Pengelola dana Donasi Konsumen Alfamidi salah satunya Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), membagikan 1.000 paket sembako di Cabang Alfamidi Manado.

Di wilayah Manado sendiri, 1.000 paket sembako tersebut dialokasikan ke wilayah Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Bitung, Tomohon, Ternate dan Tobelo.

Untuk Kota Tomohon mendapatkan 100 paket sembako, yang terdiri atas 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, susu kental manis, 1 pak mie instan, 1pak teh celup, serta kecap manis dan akan diberikan kepada keluarga terdampak di Kelurahan Walian Satu.

Penyerahan bantuan turut disaksikan Asisten Administrasi Umum Kota Tomohon ODS Mandagi mewakili Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE, Ak, CA didampingi Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh, SS serta Lurah Walian Satu Reinhard Paat, Selasa (12/5/2020).

Asisten Administrasi Umum Kota Tomohon mengapresiasi perseroan yang turut andil berkontribusi positif membantu warga di saat pandemi.

“Terima kasih Alfamidi, karena turut membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi,” ujarnya.

Baca Juga:  Polisi akan Tindak Tegas Penjual Miras di Wilayah Modayag Bolmong saat Ramadhan

Menurutnya bantuan tersebut langsung disalurkan kepada warga di Walian Satu.

“Tentunya bantuan ini diberikan pada warga yang betul-betul membutuhkan,” paparnya.

Branch Manado Alfamidi Deni Firmanto, sangat menyambut baik program tersebut. Kebetulan wilayahnya mendapat alokasi 1.000 paket sembako dari BMCI.

“Ini program Covid-19 ketiga dari Lazismu setelah kemarin sudah berjalan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah ibadah, pasar dan tempat umum lainnya serta pembuatan wastafel untuk masyarakat, kini BMCI mengalokasikan 1.000 sembako di wilayah kami,” ujarnya.

Deni berharap, bantuan-bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Ia pun berdoa pandemik ini dapat segera berakhir agar masyarakat dapat kembali hidup normal.

“Oleh karenanya, kita juga harus disiplin diri mulai dari diri kita untuk benar-benar menjaga Social Distancing, menjaga kebersihan dan kesehatan diri agar tidak tertular atau menularkan ke orang lain,” pungkasnya.

Sementara Pengurus BMCI Pusat Hari=un menjelaskan Program Peduli Covid-19 akan berlangsung bertahap.

“Sekarang dengan adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak kota, membuat masyarakat terdampak kesulitan mendapatkan sembako. Ini alasan BMCI turut andil dalam program 11.200 paket sembako peduli Covid-19,” tukasnya.

Baca Juga:  ASS II hadiri Ibadah Katolik Woloan

Diketahui, Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) dan Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nadlatul Ulama (LAZISNU) telah berperan aktif dalam memerangi virus Covid-19.

Beragam program telah dijalankannya seperti pemberian 1.000 hand sanitizer untuk masyarakat (LAZISNU), 700 paket sembako Peduli Covid-19 di Makassar dan Cilegon (LAZISNU), 200 paket sembako di Surabaya (BMCI), pembagian 12.000 masker oleh BMCI, 11 Bilik Disinfektan (BMCI), pembuatan 700an tempat cuci tangan oleh LAZISMU, BMCI dan LAZISNU, serta penyemprotan disinfektan di 200 titik (LAZISMU).

Kini, ketiga yayasan pengelola donasi konsumen Alfamidi bersama-sama untuk membagikan 11.200 paket sembako gratis untuk masyarakat terdampak Covid-19 seperti pekerja informal. Dari jumlah tersebut, BMCI dan Lazismu masing memberikan 5.000 paket dan Lazisnu 1.200 paket. Paket sembako tersebut akan di sebar ke 13 provinsi di antaranya Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Maluku.

Baca Juga:  Pintu Polda Sulut Di Jaga Propam Mabes Polri