Jadi Dirigen DPRD, Raihan WTP tidak Lepas dari Peran Sosok Ini



Manado – Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Utara ke-6 kali secara beruntun, tidak lepas dari peran pimpinan dan anggota DPRD Sulut.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, menyampaikan terima-kasih atas sinergitas positif yang terbangun antara pemerintah provinsi dan DPRD.

“Raihan opini WTP juga bagian kontribusi segenap pimpinan dan anggota DPRD yang mampu melaksanakan fungsi pengawasan, budgeting dan regulasi dengan baik,” jelas Olly Dondokambey melalui staf khusus Gubernur, Victor Rarung.

Sementara, anggota DPRD Sulut, Ir. Julius Jems Tuuk, secara khusus memberi apresiasi kepada Ketua DPRD Andrei Angouw yang berhasil membangun komunikasi baik dengan pimpinan dan seluruh anggota dewan menghasilkan kontribusi positif pada pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Ibarat paduan suara, bapak Andrei Angouw tampil sebagai konduktor atau dirigen mampu memimpin seluruh anggota DPRD secara kolektif menghasilkan sinergitas baik dengan pihak eksekutif,” tandas Jems Tuuk kepada wartawan Manadonews.co.id di Manado, Rabu (13/5/2020).

Baca Juga:  Ini 4 Putra Daerah Yang Lolos Seleksi Sulut United

Hal tersebut dibenarkan pengamat politik dan pemerintahan dari Tumbelaka Academic Centre (TAC), Taufik Manuel Tumbelaka.

Menurut dia, keberhasilan WTP merupakan buah kerjasama tiga unsur pemerintahan yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Fungsi kontrol DPRD Sulut sangat efektif sehingga terjadi disiplin anggaran pihak eksekutif.

“Opini WTP dari BPK RI merupakan keberhasilan pemerintahan provinsi termasuk DPRD Sulut. Selama ini anggota dewan mampu menunjukkan integritas sebagai lembaga kontrol kepada eksekutif,” tukas mantan aktifis UGM ini.

Ditambahkan Taufik Tumbelaka, dipercayakan sebagai Ketua DPRD Sulut pasca Pilkada 2015, Andrei Angouw berkontribusi pada raihan WTP Pemprov Sulut periode 2016 hingga 2019.

“Jadi, saya sepakat Andrei Angouw disebut dirigen DPRD untuk raihan WTP paling tidak untuk empat tahun terakhir yakni 2016, 2017, 2018 dan 2019,” tutur Tumbelaka.

Andrei Angouw ketika menerima penghargaan dari Gubernur Olly Dondokambey beberapa waktu lalu

Sementara, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, mendorong kepada seluruh anggota DPRD terus berkontribusi pada pembangunan daerah melalui pelaksanaan tugas pokok pengawasan, budgeting dan regulasi.

“Opini WTP bukti dukungan seluruh anggota DPRD kepada pihak eksekutif menciptakan administrasi keuangan yang baik,” terang Andrei Angouw.

Baca Juga:  Jeane Laluyan Minta Pendataan Bansos Berlangsung Jurdil

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Sulut untuk keenam kalinya secara berturut-turut atau double hattrick meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan 2019.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi kepada Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, disaksikan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Edwin Silangen di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulut, Senin (11/5/2020).

Penyerahan LHP turut dihadiri secara virtual oleh Gubernur Olly Dondokambey dan anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis.

Sebelumnya, BPK juga mengumumkan LHP LKPD 2019 kepada 15 pemerintah kabupaten dan kota se-Sulut lewat video teleconference di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut.

(YerryPalohoon)