Blunder!!! Camat Silian Raya Diduga Lakukan Maladministrasi

MITRA, ManadoNews.co.idDitengah upaya Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap menciptakan pemerintahan yang baik di daerah ini, justru berhembus kabar oknum Camat Silian Raya diduga melakukan maladministrsi.

Lantas, dugaan maladministrasi apa yang dilakukan oknum Camat Silian Raya?, informasi kredibel media ini menyebut oknum Camat Silian Raya diduga melakukan intervensi terkait pengusulan pergantian perangkat Desa Silian Dua. “Coba tanya hukum tua Desa Silian Dua,” beber sumber.

Ferry Watania, hukum tua Desa Silian Dua, saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Dia mengkungkapkan, memang pada waktu itu, nama yang diusulkan Pemdes Silian Dua, diganti oleh camat dengan mencantumkan nama menantunya yang berinisial AP. Alasannya pertimbangan-pertimbangan bahwa yang diusulkan Pemdes belum menikah.

“Alasannya begini dan begitu. Cuma kita so nda persoalkan waktu itu (hanya saja saya sudah tidak persoalkan). Biar jo, kita lei so nda enak (Biar saya. Saya jadinya tidak enak. Cuma kita bilang, kalau bagitu kurang camat jo yang pigi konsultasi disana (saya katakan, biar saja, nanti camat yang langsung konsultasikan dengan PMD),” jelas Ferry Watania, Kamis (14/05/2020).

Baca Juga:  Wawali resmikan Pabrik Roti Di Tomohon

Meski begitu, Hukum Tua Ferry juga menerangkan, setelah ramai jadi perbincangan, camat akhirnya mengurungkan niatnya dengan mengatakan tidak lagi ambil pusing terkait pengusulan penggantian perangkat Desa Silian Dua.

“Kita coba konfirmasi ulang pa camat, beliau bilang ganti jo ulang, se bale jo ulang (saya coba konsultasikan lagi dengan camat, beliau mengatakan ganti untuk mengganti kembali, kasih kembali). Terserah, apa jo yang kumtua usul, itu jo (terserah saja, apa yang hukum tua usul, itu saja). Maka dari itu, saya ambil keputusan soal pengusulan perangkat tetap mengacu sesuai dengan nama yang diusulkan Pemdes Silian Dua. Dan kejadian ini juga sudah diselesaikan dengan baik,” terang Ferry.

Camat Silian Raya Mike Solang, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan via telepon, membantah informasih dugaan maladministrasi yang dialamatkan pada dirinya. Dia mengatakan, tidak pernah sama sekali melakukan pergantian pengusulan perangkat diluar apa yang diusulkan Pemerintah Desa Silian Dua atau Hukum Tua.

“Yang jelas kita nda pernah ba usul. Masa kita pe anak kita mo usul, nyanda mungkin kan. Kan yang berhak mengusulkan perangkat adalah pemerintah desa bukan camat. Camat hanya memberikan rekom apa yang disampaikan oleh pemerintah desa,” pungkas Solang, Jumat (15/05/2020).

Baca Juga:  Bicarakan Bolmong, BPK Undang Steven Kandouw di Rumah Kopi

(***)