Tiga Tersangka Penikaman di Pasar Girian Diciduk Resmob Polres Bitung

SULUT,Manadonews.co.id-.Tim Resmob Satreskrim Polres Bitung meringkus tiga tersangka penganiayaan menggunakan sajam (senjata tajam) terhadap korban AAM, yang terjadi di pertigaan Pasar Girian, Girian Weru Satu, Rabu (13/05/2020) dini hari.

Ketiga tersangka, yakni OOM dan NJT yang merupakan warga Wangurer Barat, Madidir, serta DT, warga Girian Bawah. Ketiganya ditangkap beberapa jam usai kejadian.

OOM merupakan residivis kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dan curas (pencurian dengan kekerasan). Sedangkan DT adalah residivis penganiayaan dengan sajam.

Kronologis kejadian, Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WITA ketiga tersangka berboncengan menggunakan satu sepeda motor, hendak membeli rokok.

Saat melintas di pertigaan Pasar Girian, sepeda motor tersebut melindas baliho yang akan dipasang oleh korban bersama beberapa temannya. Sontak, korban pun menegur ketiganya.

Ketiga tersangka langsung berhenti. OOM dan DT turun dari sepeda motor sambil mencabut sajam dari pinggang. Melihat hal tersebut, korban langsung melarikan diri dan dikejar oleh OOM dan DT. Tak lama kemudian NJT ikut mengejar menggunakan sepeda motor.

Baca Juga:  Diduga Memaki Aleg Bolmong,Oknum PNS Ini Bakal Dipolisikan

Naas, korban terjatuh saat dikejar. Seketika itu juga DT langsung menikam dada kanan korban sebanyak satu kali. Korban berdiri dan lari menuju NJT.

NJT pun melayangkan ‘bogem mentah’ ke dada korban sebanyak satu kali. Korban bisa bertahan kemudian melarikan diri dan dikejar OOM.

Lagi-lagi korban terjatuh dan langsung ditikam oleh OOM di bagian paha, perut dan tangan sebelah kiri. Setelah itu ketiga tersangka melarikan diri.

Tim Resmob Satreskrim Polres Bitung yang mendapat laporan kejadian segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para tersangka.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Bitung, Ipda S.W. Sugianto mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda.

“Tersangka OOM ditangkap di Paceda, NJT di Wangurer Barat tepatnya di Perum Gloria Land, dan DT di dekat SMP Negeri 12, Wangurer Barat,” jelasnya.

Ketiga tersangka, lanjut Kasubbag Humas, diamankan beserta barang bukti berupa dua bilah sajam jenis pisau badik atau pisau besi putih.

“Ketiga tersangka beserta barang bukti telah diserahkan dan diamankan di Polsek Matuari untuk diperiksa lebih lanjut. Ketiganya dijerat pasal 170 ayat (1) KUHP subs pasal 351 ayat (1) KUHP dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” tandas Kasubbag Humas.
(***/tim mn)

Baca Juga:  Berniat Rekreasi, Pasutri Asal Mundung Tenggelam di Pantai Hais

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
3555 votes

This will close in 10 seconds