Lewat Vidcom, Jimmy Eman Ikut dalam Aksi Doa Bersama

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Wali kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE Ak.CA mengikuti kegiatan jaringan doa bersama untuk Indonesia,Sulawesi Utara dan Kota Tomohon, Selasa (20/5).

Kegiatan doa bersama-sama untuk keselamatan, kesehatan dan memohon kepada Tuhan agar covid-ini dapat berlalu sesuai waktu Tuhan.

Wali Kota mengikuti kegiatan ini melalui Video Conference dari ruang kerjanya di rumah kediaman sekaligus memberikan pokok-pokok pikiran dalam masa pandemi Covid-19 yakni kiat-kiat Pemerintah Kota Tomohon di masa ini.

Beliau mengharapkan agar seluruh masyarakat untuk melakukan apa yang menjadi himbauan dan arahan dari pemerintah serta mengikuti protokol penanganan dan pencegahan virus corona, untuk tetap sehat serta memutus rantai penyebaran covid-19 dengan selalu disiplin dan menjaga kesehatan, konsumsi makanan bergizi serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Wali kota juga mengajak semua masyarakat untuk giat menanam untuk kebutuhan pangan serta memberdayakan lahan-lahan yang ada baik pekarangan rumah maupun kebun.

“Sebelumnya bagi kita semua mungkin tidak pernah menduga bahwa pandemi Covid-19 telah merubah tatanan/kebiasaan hidup manusia. Kita semua dibuat panik, takut, cemas bahkan ada yang ‘frustasi’ akibat Pandemi ini. Mungkin sebagian dari kita ada yang sempat putus asa dan berpikir bagaimana cara untuk dapat bertahan hidup di tengah pandemi ini. Saat kita semua seperti “dipaksa” untuk nenyesuaikan diri dengan pola hidup kita yang tidak biasa. Oleh karena itu edukasi tentang covid-19 bergema di mana-mana. Berbagai perubahan yang terjadi sudah mulai menjadi kebiasaan kita sehari-hari, antara lain, ketika kita keluar rumah kita akan terbiasa menggunakan masker dan membawa hand Sanitizer / Disintefektan di saku kita,” urai Wali Kota.

Baca Juga:  DPW Tomohon Gelar Ibadah Natal

“Berbicara dengan menjaga jarak,bahkan mungkin saja ketika kita masuk ke restoran kita langsung membersihkan meja/kursi yang akan kita tempati dengan menggunakan dlisinfektan. Membiasakan diri bekerja dari rumah, belajar dari eumah bahkan beribadah dari rumah, mau tidak mau, suka atau tidak suka, harus kita lakukan,” tandasnya.

Lanjutnya, Pemerintah Pusat, Provinsi Dan Daerah memegang peranan penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 din egeri Indonesia tercinta Ini.

Ditegaskannya, Pemkot Tomohon berusaha berdiri kokoh di tengah Pandemi Ini untuk Melindungi dan Mengayomi Masyarakat. Terus Bekerja Maksimal Melawan Covid-19. Pemerintah Secara Tegas Telah Mengatur Masyarakat, Antara Lain Dengan Mengeluarkan Maklumat Walikota Tomohon Nomor 67/Wkt/Iv-2020. Bersama Seluruh Elemen Masyarakat Khususnya Para Tokoh Agama Terus Berusaha Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid19 Di Kota Tomohon.

Pemkot mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh agama, jaringan doa yang terus menerus mendoakan pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dalam menghadapi pandemi covid-19. Umat Beragama Di Kota Tomohon Saat Ini Mulai “Terbiasa” Dengan Kehidupan Baru Ini Antara Lain; Beribadah dari Rumah. Walaupun Tidak Bisa Dipungkiri Bahwa Kita Semua Ingin Beribadah Bersama-Sama.

Baca Juga:  Absen Finger Print Segera Diterapkan Sekretariat DPRD Bolmong

Pemerintah bersama Tokoh-tokoh Agama di Kota Tomohon Secara Rutin Mengadakan Doa Bersama seperti kegiatan jaringan doa saat ini, yang bertujuan Meminta Perlindungan Dari Tuhan Serta Doa Penguatan Bagi Pemerintah dan Masyarakat Kota Tomohon, Baik Yang Masih Beraktifitas Seperti Biasanya, Maupun Bagi Masyarakat Yang Terdampak Secara Langsung (Pasien & Keluarga Pasien).

“Oleh karena itu marilah kita tetap tekun dalam ibadah, kokoh dalam iman serta patuh dan menjalankan perintah dan ajaran agama masing-masing. Walikota dan jajarannya tentu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas peran aktif para Tokoh Agama di Kota Tomohon yang dalam setiap kesempatan selalu mengingatkan jemaat dan umatnya untuk tetap menaati Maklumat Walikota Tomohon Nomor 67/Wkt/Iv-2020, serta anjuran pemerintah,” ujarnya.

Selanjutnya pada sektor Perekonomian, siapa saja dan dimana saja tentu merasakan dampak melemahnya perekonomian kita. Karena pa demi ini mengakibatkan banyak orang yang kehilangan pekerjaan, dan pendapatan berkurang. Dalam keadaan ini Peran Pemerintah dan Tokoh Agama hadir bersama di Tengah Masyarakat. Pemerintah Memberikan Bantuan Pangan, Masker, Pembuatan Tempat Cuci Tangan di Tempat Umum, begitu juga bantuan-bantuan dari Organisasi Keagamaan yang diberikan kepada anggota jemaat dan umat. Karena sebagian besar penduduk Kota Tomohon adalah Petani dan Pedagang.

Untuk itu pemerintah Kota Tomohon mengambil Langkah-Langkah Strategis di Bidang Perekonomian tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Pemerintah Kota Tomohon tidak menutup akses jalan menuju perkebunan dan Pusat Perekonomian. Tetapi selalu mengingatkan para petani untuk selalu menaati aturan-aturan yang sudah diberikan. Selain itu Pemerintah Kota Tomohon tidak menutup pusat-pusat perekonomian seperti Pasar, Pertokoan, Rumah Makan dan tempat-tempat usaha lainnya, tetapi mengatur jam operasionalnya, serta mewajibkan tempat usaha untuk menyediakan sarana cuci tangan di Pintu Masuk & Keluar Tempat Usaha. Mengatur jarak kontak Fisik di lokasi usaha.

Baca Juga:  Eman hadiri science workshop for teacher

Langkah-langkah ini bagi Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan hasil yang cukup baik, walaupun masih ada hal-hal yang harus dibenahi bersama. Pada akhirnya seluruh dunia melihat dan mengakui kemahakuasaan Tuhan melalui pandemi ini.

“Tuhan turut bekerja dalam proses penyeseuain kehidupan baru kita semua. Hikmat, Akal, Kepintaran dan Kebijaksanaan diberi bagi kita semua dalam menjalani kehidupan ‘Normal’ yang baru ini. Doa membawa kita pada ketenangan, jekuatan serta pengharapan untuk nenjalani Kehidupan ‘Normal’ saat ini dan yang akan datang. Setelah Pandemi ini, kita akan terbiasa dengan pola hidup atau gaya hidup yang baru, kita semua menjadi lebih peduli pada kesehatan, peduli pada sesama. Kita semua jadi terbiasa hidup bersih dan sehat. Gunakan Masker Saat Berpergian, Rajin Mencuci Tangan, Olahraga Teratur Dan Istirahat Secukupnya. Bersama Kita Lawan Covid19. Kita Bisa, Pasti Bisa.Tuhan Memberkati,” kuncinya.

Yunita Rotikan