Pemberian Insentif Tambahan Bagi Sopir Ambulance, RSUP Kandou Punya Aturan Sendiri

MANADO,Manadonews.co.id-.Terkait pemberitaan sejumlah media online, soal sopir atau pengantar ambulance di RSUP Kandou Manado beberapa waktu lalu dalam penanganan covid-19, yang tidak menerima insentif, Direktur Utama RSUP Kandou melalui Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan Dan Umum Dr dr Ivonne Rotty, M.Kes, langsung memberikan klarifikasi kepada sejumlah wartawanJumat (23/5/2020)di aula RSUP Kandou. 

Dirut SDM menjelaskan, bahwa sesuai dengan peraturan Kemenkes untuk pengantar ambulance tidak mendapat insentif. Namun, dari RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mengambil kebijakan, untuk memberikan insentif tambahan bagi mereka sebagai pengantar ambulance dalam penanganan covid-19.

”Yang masuk pada permenkes nomor 278 tahun 2020 adalah teman-teman baik tenaga kesehatan dan non kesehatan yang berkontak langsung dengan pasien kriteria covid-19,sekali lagi dalam tanda kutip yang berkontak langsung. Teman-teman yang tidak berkontak langsung itu tidak termasuk dalam permenkes,” tegas dr Ivonne Rotty. 

Lanjutnya, pihak RSUP Kandou bersama PPSDM (pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia) kesehatan bahkan inspektorat berdiskusi dengan Kemenkes dan mengusulkan tambahan insentif untuk penjaga kamar jenasah dan pengantar ambulance. Namun usulan tersebut di tolak oleh kementerian keuangan.

Baca Juga:  Menkes-RI Lantik Dua Direktur Baru RSUP Kandou Manado

Peraturan Kemenkes untuk pengantar ambulance tidak mendapat insentif. Namun, dari RSUP Prof Kandou Manado mengambil kebijakan, untuk memberikan insentif tambahan bagi mereka sebagai pengantar ambulance dalam penanganan covid-19.

” Untuk itu, RSUP Kandou Manado mengambil kebijakan untuk memberikan insentif tambahan bagi teman-teman sopir ambulance yang penanganan Covid-19 ini,” tegas Direktur SDM.

Ditambahkannya, RSUP Kandou telah membuat tiga kriteria dalam penanganan covid-19 yakni resiko tinggi,resiko sedang dan resiko ringan.

“Jadi, ada penambahan insentif yang masuk pada remonerasi sesuai dengan kriteria tersebut,” pungkas Direktur SDM.
(Ben)