Akibat Corona, Penghuni Rumah Kost ‘Hengkang’

Bisnis rumah kost tumbuh subur di Kota Manado


Manado – Selain hotel, rumah kost juga menjamur di Kota Manado.

Hal ini tidak mengherankan dikarenakan Manado adalah kota jasa yang didatangi banyak orang dari luar daerah untuk bekerja.

Pandemi Covid-19 (Corona) ikut melemahkan bisnis rumah kost di Kota Manado.

“Iya, akibat Corona tinggal separuh dari jumlah kamar masih terisi,” jelas Rey Golung, pengusaha rumah kost warga Paal Dua kepada wartawan Manadonews.co.id, Senin (25/5/2020).

Rey memaparkan, kebijakan Physical Distancing serta maklumat pemerintah menutup tempat usaha dan pembatasan jam kerja memaksa pihak pengusaha melakukan PHK dan merumahkan karyawan berdampak pada usaha rumah kost.

“Karena sudah dirumahkan, dari pada tidak bekerja akhirnya banyak di antara mereka yang kost di sini memutuskan pulang kampung,” tandas Rey.

Senada diakui Enjelia, warga Tombulu, yang keseharian bekerja sebagai karyawan salah-satu pusat perbelanjaan di Kota Manado.

“Tempat bekerja tutup terpaksa untuk sementara saya pulang kampung dulu,” jelas Enjelia yang mengaku selama ini tinggal di salah-satu rumah kost kawasan Boulevard, Jalan Piere Tendean.

Baca Juga:  Joune Ganda Resmi Jabat Ketum GABSI Sulut

(YerryPalohoon)