Ibadah Hari Pentakosta: Saksi Kristus Bukan hanya Tahu Berkhotbah, tapi..

Doa Berkat


Tombulu, Manadonews.co.id – Pentakosta atau Minggu Putih adalah hari raya Kristiani yang memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus.

Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus sesudah kenaikanNya ke surga.

Perayaan Pentakosta adalah sebuah perayaan dalam kekristenan sama penting dengan perayaan gereja lainnya.

Demikian khotbah Guru Agama (GA) Fenny Mamuaja, S.PAK, ketika memimpin ibadah Minggu (31/5/2020) di jemaat GMIM Alfa Omega Rumengkor secara online melalui live streaming Facebook.

Pembacaan Alkitab, Kisah Para Rasul 2: 14-40, dengan judul Khotbah Petrus.

“Setiap orang yang menerima pencerahan Roh Kudus akan menerima karunia dari Tuhan dan harapan keselamatan,” jelas GA Fenny Mamuaja.

Firman Tuhan melalui Nabi Yoel yang diucapkan Rasul Petrus beritakan Injil Yesus Kristus.

Yesus sudah ditinggikan Allah di Surga yang mencurahkan Roh Kudus.

“Orang yang sudah menerima Injil pasti memiliki kuasa Roh Kudus terpanggil melakukan perbuatan-perbuatan yang menyenangkan hati Tuhan,” terang GA Mamuaja.

Baca Juga:  Ibadah Natal Kolom 13 GMIM Alfa-Omega Rumengkor: Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Karya Roh Kudus tidak dapat dibatasi oleh kuasa apapun. Contoh, Petrus yang pernah menyangkal Yesus namun dia dipilih Allah untuk memberi kesaksian.

“Jadi saksi Kristus bukan hanya tahu berkhotbah tapi orang-orang yang mau hidup benar,” tutur GA Mamuaja.

Apapun kesulitan yang dihadapi, orang percaya mengimani bahwa kuasa Roh Kudus bekerja membebaskan umatNya.

“Covid-19 diimani merupakan kehendak Tuhan untuk mengingatkan sekaligus mengembalikan manusia pada kehidupan yang berkenan di hati Tuhan,” kata GA Mamuaja.

Umat Tuhan, lanjut GA Fenny Mamuaja, harus bangga kepada Presiden Joko Widodo yang mengeluarkan kebijakan new normal yaitu tatanan hidup baru, perubahan budaya, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, biasakan pakai masker dan lainnya.

“Berharap melalui kuasa Roh Kudus, Tuhan akan mengakhiri pandemi Covid-19 Ini,” pungkas GA Fenny Mamuaja.

(YerryPalohoon)