Bangun Rumah Sakit Megah, Gubernur Olly Kagum Komitmen Dr Awaloei Mengabdikan diri di Dunia Kesehatan

MINAHASA, MANADONEWS.co.id- Gubernur Sulut Olly Dondokambey meninjau kesiapan operasional RSU Dr.J.H Awaloei, Rabu(2/6/2020) di Tateli, Kabupaten Minahasa.

Dalam kunjungan itu Gubernur Olly Dondokambey, SE turut didampingi oleh ketua DPRD Provinsi Sulut Andre Angouw, Sekrov Sulut Edwin Silangen dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Debby Kalalo yang disambut langsung Dr.J.H Awaloei dan Dirut RS Dr.J.H Awaloei Dr Boy Wayong.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada kesempatan itu kepada media ini menuturkan, keberadaan RS swasta yang baru di Sulut ini, diharapkan akan melengkapi operasional RS pemerintah dan swasta lainnya yang telah ada saat ini.

“Saya menyambut positif dan sejak awal perencanaan pembangunan mendukung sepenuhnya gagasan pembangunan rumah sakit yang saat ini siap beroperasi.”kata Olly.

Olly menambahkan, sehubungan dengan masa Pandemi Covid-19 yang diwarnai dengan banyaknya pasien terkonfirmasi positif Covid-19, maka Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan pihak manajemen RS ini untuk mendukung ketersedian ruang rawat inap bagi perawatan pasien covid-19.

“Pihak RS ini telah menyiapkan 50 kamar inap bagi penanganan Covid-19 sesuai dengan kesepatan yang akan ditindak lanjuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut.” ujarnya.

Baca Juga:  Kabupaten/Kota Harus Terus Berkoordinasi Dengan Pemprov Tuntaskan Kemiskinan

Gubernur Olly menambahkan, selain akan mendukung pemerintah dalam hal ketersedian sarana dan prasarana layanan kesehatan bagi masyarakat Sulut secara umum, operasional rumah sakit ini dipastikan akan menciptakan lapangan kerja baru khususnya bagi para petugas kesehatan.

“Atas nama pribadi dan pemerintah Provinsi Sulut saya menyatakan kebanggaan dan apresiasi atas upaya sehingga rumah sakit berkelas ini juga membuka layanan bagi masyarakat menengah kebawah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”tandas Olly sambil meminta agar pengelolaan rumah sakit ini dilakukan secara profesional dengan mempekerjakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompoten di bidangnya.

Sementara itu, Dirut RS Dr.J.H Awaloei Dr Boy Wayong kepada media ini menjelaskan, setelah selesainya pembangunan dan akan segera beroperasi, maka tahap selanjutnya manajemen mengupayakan pelayanan dengan mengupayakan peningkatan mutu pelayanan dengan ketersediaan mutu SDM dan dan pengembangan tambahan layanan yakni spesialis-spesialis.

Setelah hal itu kata Boy pihaknya akan memasuki tahap persiapan untuk akreditas standar nasional yang diakui oleh Kemenkes RI, dimana untuk mendapatkan sertifikat Paripurna ada sekitar 1300 syarat yang harus dipenuhi dan akan memerlukan waktu tiga bulan.

Baca Juga:  mentu Sosialisasikan Sadar Hukum Di SMP Lokon

“Sesuai dengan Undang-Undang rumah sakit dapat melayani pasien BPJS dan asuransi kesehatan lainnya, jika telah mendapatkan sertifikat paripurna tingkat nasional yang diakui oleh Kementrian kesehatan.”ujarnya.

Boy menambahkan, saat ini layanan yang ada sesuai dengan prinsip dasar RS kelas C yakni 4 spesialis dasar yaitu spesilis anak, beda, kandungan dan penyakit dalam, namun pada tahun ini pihaknya juga akan mengupayakan fasilitas tambahan seperti layanan cuci darah, pasien kanker dan beda Tulang.

“Saya optimis dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, kami dapat melengkapi semua kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat di Sulut.”ujarnya sambil menambahkan sesuai arahan Gubernur Sulut pihaknya akan menyiapkan 50 ruangan inap bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Ditempat yang sama, Dr .L.H Awaloei kepada media ini mengatakan puji syukur dapat menyelesaikan satu mimpi besarnya yang awalnya dia pesimis dapat mewujudkannya.

“Atas nama pribadi dan manajemen saya menyampaikan penghargaan yang sangat tinggi kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama keluarga yang telah mensuport bahkan hari ini telah menyatakan kesediaan akan meresmikan beroperasinya rumah sakit ini serta rekan -rekan sejawat yang turut mendukung hingga tuntasnya pemba gunan rumah sakit ini.”tandas sosok lelaki parubaya yang telah 52 tahun mengabdikan dirinya didunia kedokteran di daerah ini.(nando)

Baca Juga:  Kepel Pastikan Soal Ring Road 3 Tinggal Dua Langkah

dan instansi terkait lain yang le